Menhaj Bocorkan Jumlah Kuota Haji 2027, Ada Kemungkinan Bertambah!

AKURAT.CO Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI, Mochamad Irfan Yusuf, memberikan sinyal positif terkait kuota haji Indonesia untuk musim haji 1448 H/2027 M. Meski Pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan angka resmi, Indonesia mendapat petunjuk awal bahwa kuota haji tahun depan setidaknya akan tetap sama dengan tahun ini, bahkan berpotensi mengalami penambahan.
Pernyataan tersebut disampaikan Irfan Yusuf saat berada di Makkah usai mengikuti rangkaian penyelenggaraan ibadah haji 2026. Menurutnya, dokumen awal yang diterima dari otoritas Arab Saudi meminta seluruh negara peserta haji untuk mulai mempersiapkan penyelenggaraan berdasarkan kuota yang berlaku saat ini.
“Kuota haji belum disampaikan secara resmi, tetapi dalam dokumen yang kami terima terdapat arahan agar persiapan dilakukan dengan mengacu pada angka kuota tahun ini,” ujar Irfan, Minggu (31/5/2026) kepada wartawan.
Baca Juga: Jadwal Resmi Haji 2027 Dirilis, Persiapan Penyelenggaraan Dimulai Sejak Mei 2026
Ia menegaskan bahwa pemerintah optimistis kuota haji Indonesia tidak akan berkurang. Bahkan, peluang adanya tambahan kuota masih terbuka apabila Arab Saudi melakukan penyesuaian kebijakan dalam beberapa bulan ke depan.
“Insya Allah kuota tidak akan berkurang. Bahkan ada kemungkinan muncul tambahan kuota jika kebijakan Arab Saudi memungkinkan,” katanya.
Menghadapi kemungkinan tersebut, Kementerian Haji dan Umrah telah mulai menyusun berbagai langkah antisipatif. Persiapan operasional mencakup aspek akomodasi, transportasi, layanan kesehatan, konsumsi, hingga pembinaan jemaah agar seluruh kebutuhan dapat terpenuhi apabila jumlah jemaah bertambah.
Menurut Irfan, perencanaan penyelenggaraan haji kini harus dilakukan jauh lebih awal. Selain mempersiapkan haji 2027, pemerintah juga mulai memetakan kebutuhan dan tantangan penyelenggaraan haji 2028 sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Meski peluang penambahan kuota menjadi kabar baik bagi masyarakat yang masih menunggu antrean keberangkatan, pemerintah juga menyadari bahwa peningkatan jumlah jemaah akan berdampak pada kebutuhan anggaran yang lebih besar. Karena itu, keseimbangan antara biaya penyelenggaraan dan kualitas pelayanan menjadi perhatian utama.
“Kami terus berupaya melakukan efisiensi di berbagai sektor. Namun ruang efisiensi semakin terbatas sehingga perlu perencanaan yang matang agar pelayanan tetap optimal,” jelasnya.
Lebih lanjut, Irfan menyoroti kebijakan Saudi Vision 2030 yang menargetkan peningkatan jumlah jemaah haji dunia hingga mencapai sekitar lima juta orang setiap tahun. Apabila target tersebut berhasil direalisasikan, Indonesia berpotensi memperoleh tambahan kuota yang signifikan.
Dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia diperkirakan akan menjadi salah satu negara yang mendapatkan manfaat dari perluasan kapasitas penyelenggaraan haji tersebut. Jika jumlah jemaah dunia meningkat secara signifikan, peluang bertambahnya kuota Indonesia juga akan semakin besar.
Baca Juga: KPK Belum Berani Jerat Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji, Ini Alasannya
“Kalau kapasitas haji dunia meningkat hingga dua kali lipat, tentu ada kemungkinan kuota Indonesia juga mengalami peningkatan yang cukup besar,” ungkapnya.
Pernyataan tersebut disambut positif oleh masyarakat, khususnya para calon jemaah yang saat ini masih berada dalam daftar tunggu keberangkatan. Penambahan kuota diharapkan dapat membantu mempercepat masa tunggu haji yang di sejumlah daerah masih mencapai puluhan tahun.
Pemerintah menegaskan akan terus menjalin komunikasi dan koordinasi intensif dengan Arab Saudi guna memastikan kepentingan jemaah Indonesia tetap menjadi prioritas dalam penyelenggaraan ibadah haji di masa mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 3Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 4Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 5Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 6Cuaca Hari Ini 19 September 2026: BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah
- 7Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 8Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 9OTT Lagi, KPK Amankan Bupati Bolaang Mongondow Utara Bersama 13 Orang Lainnya
- 10Sidang Sudewo Ricuh, KPK Tegaskan Tuntutan Disusun Berdasarkan Fakta




