Bolehkan Puasa Ayyamul Bidh Digabung dengan Qadha Ramadhan? Ini Penjelasan Ustadz Adi Hidayat

AKURAT.CO Menjelang pertengahan bulan Hijriah, banyak umat Islam yang ingin melaksanakan puasa sunnah Ayyamul Bidh pada tanggal 13, 14, dan 15.
Namun, sebagian masih memiliki tanggungan puasa qadha Ramadhan. Pertanyaannya, apakah puasa Ayyamul Bidh boleh digabung dengan qadha Ramadhan?
Menjawab hal ini, Ustadz Adi Hidayat melalui kanal YouTube Adi Hidayat Official menjelaskan bahwa penggabungan niat puasa qadha dengan puasa sunnah Ayyamul Bidh dibolehkan, dengan catatan bahwa niat utamanya tetap ditujukan untuk qadha.
“Jika seseorang berpuasa dengan niat qadha, dan kebetulan waktunya bertepatan dengan hari-hari Ayyamul Bidh, maka insyaAllah dia tetap akan mendapatkan keutamaan puasa sunnah tersebut,” terang Ustadz Adi.
Baca Juga: Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan April 2025, Pahalanya Sangat Besar!
Menurutnya, dalam ilmu fikih, ibadah wajib memang harus menjadi prioritas utama dalam niat. Namun, bukan masalah jika seseorang juga berharap mendapat pahala dari amalan sunnah yang bertepatan waktunya dengan ibadah wajib.
Fenomena ini dalam kajian fikih dikenal sebagai ta’adud an-niyat, yaitu penggabungan lebih dari satu niat dalam satu ibadah.
Meski ada sebagian ulama yang menyarankan untuk memisahkan niat antara ibadah wajib dan sunnah, Ustadz Adi menilai bahwa penggabungan bisa menjadi solusi yang baik, terutama bagi yang memiliki keterbatasan waktu.
“Jadi misalnya Anda ingin membayar hutang puasa Ramadhan dan sekarang kebetulan tanggal 13 Hijriah, silakan niatkan qadha, lalu tambahkan dalam hati, ‘Ya Allah jika ini termasuk Ayyamul Bidh, maka berikan juga pahala sunnahnya,’” jelasnya.
Umat Islam yang ingin menunaikan puasa qadha Ramadhan sekaligus meraih pahala Ayyamul Bidh bisa menggabungkan keduanya, asalkan niat qadha dilakukan dengan jelas sebelum fajar.
Dengan begitu, satu puasa bisa mendatangkan dua pahala sekaligus: pahala wajib dan sunnah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









