AKURAT.CO, Tawadhu atau rendah hati ialah bersikap tenang, sederhana dan sungguh-sungguh menjauhi perbuatan takabbur (sombong), ataupun sum’ah ingin diketahui orang lain bagaimana amal kebaikan kita.
Tawadhu sendiri merupakan salah satu bagian dari akhlak mulia jadi sudah selayaknya kita sebagai umat muslim bersikap dengannya.
Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sedekah tidaklah mengurangi harta Tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba sifat pemaaf melainkan akan semakin memuliakan dirinya. Dan juga tidaklah seseorang memiliki sifat tawadhu’ (rendah diri) karena Allah melainkan Allah akan meninggikannya” (HR. Muslim).
Baca Juga: Asma binti Umais, Wanita Rendah Hati yang Pernah Hijrah Dua Kali
QS.Surat Hud Ayat 23 : "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dan merendahkan diri kepada Tuhan mereka, mereka itu adalah penghuni-penghuni surga; mereka kekal di dalamnya."
Doa jika Anda ingin menjadi pribadi yang tawadhu atau rendah hati adalah sebagai berikut:
اللهم أحيني مسكينا وأمتني مسكينا واحشرني في زمرة المساكين
Allahuma ahyini miskinan, wa amitni miskinan, wahsyurni fi zumratil masakin
“Ya Allah hidupkanlah aku dalam keadaan khusyu dan tawadhu dan matikanlah aku dalam keadaan khusyu dan tawadhu dan kumpulkanlah aku (pada hari kiamat) dalam rombongan orang-orang yang khusyu dan tawadhu.” (HR Tirmidzi).
Baca Juga: Amalan Cepat Lunas Utang, Diajarkan Langsung Oleh Rasulullah
Sifat tawadhu tidak akan menjadikan seseorang menjadi rendah. Namun demikian sifat tawadhu justru akan menjadikan dirinya diangkat derajatnya oleh Allah SWT.
Keterangan tersebut merujuk pada sebuah hadis yang berasal dari Abi Hurairah, ia berkata bahawa Nabi Muhammad bersabda:
ما نقضت صدقة من مال وما زاد الله عبدا بعفو الا عزا وما توضع أحدا لله الا رفعه الله
“Sedekah tidaklah mengurangi harta. Tidaklah Allah menambahkan kepada seorang hamba sifat pemaaf melainkan akan semakin memuliakan dirinya. Dan juga tidaklah seseorang memiliki sifat tawadhu’ (rendah diri) karena Allah melainkan Allah akan meninggikannya.” (HR. Muslim).
Wallahu A'lam.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









