Mode Malam di Ponsel Tidak Membantu Tidur Lebih Baik, Ini Kata Ilmuwan

AKURAT.CO Fitur 'Night Shift' atau 'Night Mode' di ponsel pintar sering dijanjikan bisa meningkatkan kualitas tidur dengan menyaring cahaya biru dan mengurangi ketegangan mata. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa fitur ini mungkin tidak seefektif yang kita kira.
Mode malam berfungsi dengan mengubah suhu warna layar ponsel menjadi lebih hangat, seperti merah dan kuning, untuk mengurangi cahaya biru yang bisa menekan produksi melatonin, hormon yang mengatur siklus tidur.
Penelitian dari Brigham Young University (BYU) yang diterbitkan di jurnal 'Sleep Health' membagi peserta menjadi tiga kelompok, yaitu satu menggunakan Night Shift selama tujuh malam, satu lagi tidak menggunakannya dan satu kelompok kontrol yang tidak menggunakan ponsel sebelum tidur.
Dikutip dari Gizchina.com, Senin (10/6/2024), hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan dalam kualitas tidur di antara ketiga kelompok.
Penelitian ini menantang anggapan bahwa mode malam saja bisa memperbaiki kualitas tidur. Menurut Profesor Chad Jensen, meski cahaya biru bisa mengganggu pola tidur, penggunaan ponsel secara keseluruhan lebih berpengaruh.
Stimulasi mental dan psikologis dari menggunakan ponsel sebelum tidur, terlepas dari warna layar, tetap bisa mengganggu tidur.
Untuk mencapai tidur yang optimal, mengandalkan fitur mode malam saja tidak cukup. Lebih efektif untuk mematikan perangkat dan menghindari layar setidaknya satu jam sebelum tidur. Ini membantu tubuh bersantai secara alami dan bersiap untuk tidur.
Walaupun mode malam bisa mengurangi ketegangan mata, prioritas utama seharusnya adalah waktu bebas layar sebelum tidur untuk mendukung pola tidur yang sehat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 6Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






