Kenali Apa Itu Blue Zones, Tempat Paling Sehat Di Dunia

AKURAT.CO Hidup dengan umur panjang dan sehat pasti menjadi keinginan semua orang. Penjelajah National Geographic, Dan Buettner melakukan penelitian di daerah-daerah dunia dengan penduduk berusia panjang. Mereka menemukan lima daerah yang disebut sebagai "Blue Zones".
Dalam bukunya, The Blue Zone: Lessons for Living Longer from People Who've Lived the Longest, Beuttner juga menuliskan bahwa blue zone mengacu pada wilayah demografis dan geografis di dunia, yang penduduknya memiliki kemungkinan untuk hidup hingga 100 tahun lebih.
Dikutip dari beberapa sumber, Selasa (29/8/2023), berikut penjelasan mengenai Blue Zones.
Apa itu Blue Zones
Blue Zones adalah area di dunia yang mana orang memiliki angka harapan hidup lebih lama dan sehat hingga mencapai usia 100 tahun.
Orang-orang yang tinggal di Blue Zones ini juga jauh lebih sedikit kemungkinannya untuk menderita penyakit kronis.
Penduduk yang tinggal di Blue Zones ini tentunya menyehatkan, yakni tidak ada yang merokok, makan makanan yang sehat seperti sayur, buah dan lain-lain. Selain itu, penduduk dari berbagai usia aktif dalam proses sosialisasi dan terintegrasi dalam komunitas mereka.
Negara dengan Predikat Blue Zones
1. Nicoya, Costa Rica
Melansir Forbes, rata-rata penduduk Nicoya, Costa Rica hidup hingga usia 90 tahun ke atas. Sementara National Geographic mengungkapkan, tingkat kematian paruh baya di Nicoya merupakan yang terendah di dunia, dengan konsentrasi pria berusia seratus tahun tertinggi kedua.
Rahasia umur panjang mereka sebagian terletak pada komunitas iman yang kuat, jaringan sosial yang mendalam, dan kebiasaan aktivitas fisik intensitas rendah yang teratur. Selain itu, mereka juga mengonsumsi makanan bergizi mulai dari buah, sayuran, dan tidak banyak mengkonsumsi daging.
2. Okinawa, Jepang
Okinawa memiliki rasio centenarian (orang yang hidup lebih dari 100 tahun) sekitar 6,5 dari 10.000 orang. National Geographic mengungkapkan bahwa Okinawa adalah rumah bagi wanita dengan umur terpanjang di dunia.
Makanan pokok yang mereka konsumsi, seperti ubi jalar Okinawa, kedelai, mugwort, kunyit, dan goya (pare), membuat orang Okinawa berumur panjang dan sehat. Selain itu, laman npr.org juga menambahkan makanan jenis bawang putih, beras merah, teh hijau, dan jamur shitake juga dapat meningkatkan kesehatan seseorang.
3. Sardina, Italia
Sardinia, sebuah pulau yang berada di Laut Mediterania, menjadi salah satu wilayah di dunia dengan persentase tertinggi untuk orang yang hidup hingga 100 tahun atau lebih.
Penduduk di sana memiliki kebiasaan mengonsumsi makanan rendah protein. Hal itu tentu dikaitkan dengan tingkat diabetes, kanker, dan kematian yang lebih rendah untuk orang di bawah usia 65 tahun.
4. Loma Linda, California
Loma Linda merupakan sebuah kota di San Bernardino County, California, Amerika Serikat. Di kota tersebut terdapat sekitar 9.000 penganut advent. Umur panjang masyarakat Loma Linda dapat dikaitkan dengan adanya gaya hidup serba vegetarian dan kebiasaan olahraga secara teratur.
Selain itu, masyarakat di sana tidak merokok atau minum alkohol. Diketahui, penduduk Loma Linda juga sangat mematuhi aturan agama secara ketat, yang berdampak pada meningkatkan rata-rata usia harapan hidup. Jenis makanan yang sering dikonsumsi penduduk di Loma Linda adalah biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran.
5. Ikaria, Yunani
Pulau Ikaria terletak sekitar 30 mil dari pantai Turki. Penduduknya dikenal memiliki hidup panjang. Bahkan, orang yang tinggal di Ikaria hidup rata-rata 10 tahun lebih lama daripada di Eropa dan Amerika.
Masyarakat Ikaria memiliki hubungan harmonis kepada sesama. Kebiasaan tidur siang dan menjalankan diet Mediterania (mengonsumsi buah, biji-bijian, kacang-kacangan, minyak zaitun, kentang, dan sayur-sayuran) secara ketat, menjadi poin terpenting mengapa masyarakat Ikaria memiliki angka harapan hidup yang tinggi.
Demikian penjelasan mengenai Blue Zones dan negara yang mendapat peringkat Blue Zones.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto
- 10BGN Resmikan 980 Dapur MBG untuk Wilayah 3T





