Ciri-ciri Bakso Tikus yang Perlu Diwaspadai, Kenali Sebelum Membeli

AKURAT.CO Bakso menjadi salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia. Selain mudah ditemukan, makanan berbahan dasar daging ini juga memiliki harga yang relatif terjangkau dan bisa dinikmati oleh berbagai kalangan.
Namun, di balik kepopulerannya, masyarakat terkadang dibuat khawatir dengan isu penggunaan daging tikus sebagai bahan baku bakso. Isu ini tentu menimbulkan keresahan karena konsumen tidak selalu mengetahui bahan yang digunakan oleh penjual.
Lantas, apakah bakso tikus bisa dikenali hanya dari warna, aroma, dan teksturnya?
Dikutip dari berbagai sumber, ada sejumlah hal yang bisa diperhatikan ketika membeli bakso. Meski begitu, ciri-ciri fisik tidak dapat memastikan bahwa suatu bakso benar-benar menggunakan daging tikus. Untuk mengetahui jenis daging yang digunakan secara pasti, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca Juga: Pengusaha Bakso di Korsel Akui Pemerintahan Prabowo Permudah Pekerja Migran
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kamu lebih berhati-hati saat membeli bakso.
1. Memiliki Aroma yang Tidak Wajar
Salah satu hal yang sering diperhatikan ketika membeli bakso adalah aromanya. Bakso yang dibuat dari bahan daging segar umumnya memiliki aroma gurih khas daging dan bumbu.
Sebaliknya, bakso yang mengeluarkan bau tidak sedap, terlalu amis, atau berbau busuk perlu diwaspadai. Aroma tersebut bisa menandakan bahwa bahan baku sudah tidak segar, proses pengolahannya kurang higienis, atau penyimpanannya tidak tepat.
2. Warna Bakso Terlihat Tidak Biasa
Warna juga menjadi salah satu hal yang bisa diperhatikan sebelum membeli bakso. Bakso daging sapi umumnya memiliki warna abu-abu kecokelatan setelah dimasak, meskipun tampilannya bisa berbeda tergantung bahan dan proses pengolahan.
Jika menemukan bakso dengan warna yang tidak biasa, terlalu pucat, atau terlihat tidak merata, sebaiknya periksa kondisi makanan tersebut lebih lanjut.
Meski demikian, warna bakso tidak bisa digunakan untuk memastikan jenis daging yang menjadi bahan bakunya. Perbedaan warna dapat dipengaruhi oleh komposisi daging, tepung, bumbu, dan proses memasak.
3. Teksturnya Terlalu Kenyal atau Tidak Wajar
Bakso memang dikenal memiliki tekstur kenyal. Namun, jika teksturnya terasa terlalu keras, sangat kenyal, atau berbeda dari bakso pada umumnya, konsumen perlu lebih berhati-hati.
Tekstur yang terlalu kenyal juga dapat menjadi salah satu indikasi penggunaan bahan tambahan pangan yang tidak sesuai ketentuan, seperti boraks.
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa bakso yang diduga mengandung boraks dapat memiliki tekstur sangat kenyal, padat, dan tidak mudah rusak meskipun disimpan pada suhu ruang.
4. Harga Jual Terlalu Murah dan Tidak Masuk Akal
Harga juga bisa menjadi salah satu pertimbangan ketika membeli bakso. Jika menemukan bakso yang dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pada umumnya, kamu perlu memperhatikan kualitas dan kebersihan produk tersebut.
Harga murah memang tidak selalu berarti bahan bakunya bermasalah. Bisa saja penjual mendapatkan bahan baku dengan harga lebih rendah atau memiliki strategi usaha tertentu.
5. Kebersihan Tempat dan Proses Pengolahan Tidak Terjaga
Selain memperhatikan kondisi bakso, kebersihan tempat berjualan juga tidak boleh diabaikan.
Perhatikan bagaimana penjual menyimpan daging, mengolah adonan, menggunakan peralatan, hingga menyajikan makanan kepada konsumen.
Tempat berjualan yang kotor, bahan makanan dibiarkan terbuka, serta peralatan yang tidak dibersihkan dengan baik dapat meningkatkan risiko kontaminasi makanan.
Karena itu, sebaiknya pilih pedagang yang menjaga kebersihan tempat dan menggunakan bahan baku yang jelas asal-usulnya.
Baca Juga: Amanah Sandy Permana ke Istri, Lanjutkan Jualan Bakso
Cara Memastikan Bakso Aman Dikonsumsi
Perlu diketahui, tidak ada cara sederhana yang dapat memastikan bakso terbuat dari daging tikus hanya dengan melihat warna, mencium aroma, atau merasakan teksturnya.
Jika ingin memastikan jenis daging yang digunakan, diperlukan pemeriksaan laboratorium melalui metode identifikasi bahan pangan.
Apabila menemukan dugaan penggunaan bahan pangan ilegal atau tidak aman, masyarakat dapat menyampaikan pengaduan kepada BPOM atau instansi pengawasan pangan setempat.
Isu bakso tikus memang perlu disikapi dengan hati-hati karena berkaitan dengan keamanan pangan. Aroma amis, warna yang tidak biasa, tekstur terlalu kenyal, dan harga yang terlalu murah bisa menjadi alasan untuk lebih waspada, tetapi bukan bukti bahwa bakso tersebut menggunakan daging tikus. Hal terpenting adalah memilih penjual terpercaya, memperhatikan kebersihan makanan, serta memastikan bahan baku yang digunakan aman untuk dikonsumsi.
Primandha Rachma Auzia (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








