Akurat Logo

Trump Tawarkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih kepada Bos UFC Dana White

Fitra Iskandar | 8 November 2026, 13:13 WIB
Trump Tawarkan Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih kepada Bos UFC Dana White
Dana White - Britannica

AKURAT.CO Presiden Amerika Serikat Donald Trump menunjuk Stephen Miller untuk menggantikan Susie Wiles sebagai kepala staf Gedung Putih. Pergantian ini menjadi bagian dari perombakan lingkaran dalam Trump setelah Partai Republik mengalami kekalahan dalam pemilihan umum sela atau midterm elections.

Di tengah perubahan tersebut, Trump juga menawarkan jabatan sekretaris pers Gedung Putih kepada Dana White, bos Ultimate Fighting Championship (UFC) yang dikenal sebagai sahabat dekatnya. Tawaran itu disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social pada Sabtu.

Trump menyebut Dana White sebagai sosok petarung tangguh dan memintanya menjadi juru bicara utama pemerintahannya. Ia bahkan mengusulkan agar White membawa sejumlah petarung UFC sebagai asistennya untuk menghadapi kelompok oposisi yang disebutnya sebagai kelompok Kiri.

"Kita membutuhkan orang-orang ini untuk membela kita dari kelompok Kiri yang gila. Dana akan menjadi sekretaris pers yang tiada duanya. Dana, tolong terima pekerjaan ini!" tulis Trump.

Gedung Putih belum memberikan konfirmasi mengenai tawaran tersebut. Juru bicara UFC juga belum menanggapi permintaan komentar.

Dana White, yang saat itu berada di London untuk menghadiri sebuah acara tinju, turut merespons unggahan Trump melalui akun Instagram. Ia membagikan tangkapan layar pernyataan presiden AS tersebut bersama foto dirinya berdiri di belakang podium ruang konferensi pers Gedung Putih.

"Menuju babak berikutnya," tulis White dalam unggahannya.

Stephen Miller Gantikan Susie Wiles

Penunjukan Stephen Miller sebagai kepala staf baru diumumkan Trump pada Jumat. Ia menggantikan Susie Wiles, penasihat lama yang selama ini dikenal sebagai salah satu orang paling berpengaruh di Gedung Putih.

Wiles kerap dipandang sebagai sosok yang mampu mengendalikan keputusan impulsif Trump. Sementara itu, Miller dikenal sebagai perancang kebijakan imigrasi garis keras pemerintahan Trump dan salah satu tokoh paling loyal di lingkaran dalam presiden.

Pergantian tersebut berlangsung setelah Partai Republik mengalami kekalahan besar dalam pemilu sela. Partai Demokrat meraih kemenangan di sejumlah wilayah yang selama puluhan tahun menjadi basis Partai Republik, sehingga mengakibatkan kubu Trump kehilangan kendali atas kedua kamar Kongres.

Hasil pemilu tersebut menjadi pukulan politik bagi Trump sekaligus memicu perubahan di jajaran penting pemerintahannya.

Jabatan Sekretaris Pers Gedung Putih Kosong

Selain pergantian kepala staf, posisi sekretaris pers Gedung Putih juga belum memiliki pejabat tetap.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.