Bangkok Jadi Kota Paling Rawan Penipuan dan Pencopetan di Dunia Tahun 2025

AKURAT.CO Bangkok, ibu kota Thailand yang dikenal sebagai surga wisata murah dan kuliner jalanan, ternyata juga menyandang predikat baru yang tak membanggakan. Kota ini dinobatkan sebagai kota paling berisiko di dunia untuk penipuan dan pencopetan wisatawan, menurut laporan situs pembanding asuransi asal Inggris, Compare the Market.
Dalam laporan yang dirilis Rabu (27/10/2025), Bangkok mencetak skor 83,45 dan menempati peringkat pertama dalam daftar kota paling rawan copet dan scam di dunia.
Salah satu ikon wisata utama Thailand, Grand Palace, bahkan disebut sebagai lokasi paling berisiko bagi wisatawan di dunia. Berdasarkan ulasan pengunjung, tempat ini menerima lebih banyak laporan tentang penipuan dan pencurian dibandingkan destinasi lain mana pun.
Dua tempat populer lainnya di Bangkok — Wat Pho dan Chatuchak Weekend Market — juga masuk daftar karena banyaknya laporan kasus pencopetan dan penipuan wisata.
Penilaian Berdasarkan Ribuan Ulasan Wisatawan
Studi Compare the Market menilai lebih dari 75 kota di seluruh dunia berdasarkan persepsi risiko terhadap dua kejahatan utama itu. Penilaian dilakukan dengan menghitung jumlah penyebutan scam dan pickpocketing per 1.000 ulasan wisatawan, serta seberapa sering pengunjung menyatakan kekhawatiran terhadap potensi perampokan atau penjambretan di lokasi tertentu.
Di bawah Bangkok, posisi kedua dan ketiga ditempati dua kota besar Eropa, yakni Paris dan Prague.
Paris mencatat skor 68,81 dengan rata-rata 4,54 penyebutan pencopetan per 1.000 ulasan, dan 2,27 untuk penipuan. Ibu kota Prancis itu juga memiliki skor 60,04 untuk tingkat kekhawatiran terhadap perampokan, menempatkannya di urutan keenam global dalam aspek tersebut.
Sementara itu, Prague, ibu kota Republik Ceko, meraih skor 52,16, terutama karena tingginya tingkat laporan pencopetan dan jumlah total penyebutan kejahatan dalam ulasan pengunjung.
Pakar asuransi perjalanan menyarankan wisatawan yang berkunjung ke Prague agar selalu menjaga barang berharga, terutama ponsel, dari potensi pencuri.
Shanghai, Agra, hingga Phuket Masuk Daftar
Di posisi keempat ada Shanghai dengan skor 51,83, mencatat tingkat penyebutan penipuan tertinggi kedua di dunia, yakni 6,28 per 1.000 ulasan. Sama seperti Bangkok, wisatawan di Shanghai disebut tidak terlalu khawatir terhadap perampokan, namun tetap disarankan untuk waspada terhadap barang bawaan mereka.
Secara keseluruhan, daftar ini mencakup 27 kota Eropa dan 24 kota Asia, yang jika digabungkan mewakili lebih dari setengah total peringkat.
Sebaliknya, hanya enam kota di Amerika yang masuk dalam daftar, semuanya berada di posisi terbawah. Dari Australia, hanya Sydney dan Melbourne yang disebutkan.
Tips Aman untuk Wisatawan
Untuk mengurangi risiko menjadi korban copet dan penipuan wisata, para ahli menyarankan wisatawan agar menyimpan barang berharga di tempat aman, menghindari taksi tidak resmi, dan waspada terhadap ajakan dari orang asing.
Selain itu, wisatawan juga dianjurkan untuk mempelajari modus penipuan umum di tiap kota tujuan agar bisa mengenali tanda-tanda mencurigakan dan menghindari menjadi korban.
Temuan ini menjadi pengingat bahwa meski perjalanan wisata adalah pengalaman yang berharga dan menyenangkan, risiko keamanan tetap perlu diperhatikan.
Kota seperti Bangkok, Paris, dan Prague menawarkan pesona luar biasa, namun kewaspadaan menjadi kunci agar liburan tetap aman dan menyenangkan.
10 Kota Paling Rawan Copet dan Penipuan di Dunia 2025
Bangkok – 83.45
Paris – 68.81
Prague – 52.16
Shanghai – 51.83
Agra – 47.48
Rome – 45.53
Pattaya – 44.43
Phuket – 40.52
Shenzhen – 39.51
Mumbai – 36.86
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.








