Fosil Dinosaurus Nanotyrannus Terjual Rp857 Miliar di Lelang New York

AKURAT.CO Fosil dinosaurus Nanotyrannus bernama Jodi terjual seharga US$47,3 juta atau sekitar Rp857 miliar dalam lelang di New York, Amerika Serikat. Penjualan yang diselenggarakan Sotheby's tersebut menjadikan Jodi sebagai fosil dinosaurus termahal kedua yang pernah dilelang.
Kerangka Jodi memiliki tinggi sekitar 3 meter dan terdiri dari 191 bagian tulang fosil. Sotheby's menyebut spesimen tersebut memiliki tengkorak yang hampir utuh dengan kondisi pelestarian yang sangat baik.
Sebelum dilelang, fosil ini diperkirakan dapat terjual sedikitnya US$9 juta. Namun, persaingan enam calon pembeli membuat proses penawaran berlangsung selama 12 menit hingga mencapai US$47,3 juta.
Identitas pembeli yang memenangkan lelang tersebut belum diumumkan. Hasil penjualan ini menempatkan Jodi di bawah fosil Tyrannosaurus rex (T. rex) bernama Gus yang terjual seharga US$50,1 juta pada Juli 2026.
Sementara itu, posisi ketiga ditempati fosil Stegosaurus bernama Apex yang terjual seharga US$44,6 juta melalui lelang Sotheby's pada Juli 2024. Penjualan Jodi juga kembali memunculkan perdebatan mengenai kepemilikan fosil dinosaurus penting oleh kolektor pribadi.
Nanotyrannus sebelumnya sempat dianggap sebagai T. rex yang masih muda. Namun, penelitian Lindsay Zanno dan James Napoli mengonfirmasi bahwa Nanotyrannus merupakan genus dinosaurus yang berbeda pada Oktober 2025.
Ahli paleontologi dari University of Portsmouth, Megan Jacobs, menjelaskan bahwa Nanotyrannus memiliki ukuran tubuh lebih kecil dibandingkan T. rex. Dinosaurus karnivora tersebut juga mempunyai tubuh lebih ramping dan gigi menyerupai pisau untuk menyayat daging.
Kedua dinosaurus itu diketahui hidup pada periode geologi yang sama, sekitar 67 juta tahun lalu. Keduanya termasuk kelompok dinosaurus yang hidup pada Zaman Kapur Akhir.
Kerangka Jodi ditemukan oleh peternak bernama Jodi Pierson di wilayah Hell Creek Formation, Montana, Amerika Serikat. Penggalian fosil tersebut kemudian dilakukan oleh ahli paleontologi komersial Clayton Phipps.
Phipps juga pernah menemukan fosil Dueling Dinosaurs pada 2006. Spesimen yang memperlihatkan sisa-sisa Nanotyrannus dan Triceratops tersebut ditemukan sekitar 13 kilometer dari lokasi penemuan Jodi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 5Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 6Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 7Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai
- 10Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi



