Jejak Karir dan Profil Keir Starmer, PM Inggris Terpilih yang Mengalahkan Rishi Sunak

AKURAT.CO Ketua Partai Buruh, Keir Starmer, akan menjadi Perdana Menteri Inggris yang baru setelah mengalahkan Rishi Sunak dalam pemilihan umum, pada Kamis (4/7/2024).
Keir Starmer lahir pada 2 September 1962 di London, Inggris. Ia adalah seorang politisi dan pengacara yang telah menjadi pemimpin Partai Buruh sejak tahun 2020.
Ayahnya bekerja sebagai pembuat perkakas di sebuah pabrik, sementara ibunya adalah seorang perawat.
Starmer tumbuh bersama tiga saudara kandung di Surrey dan menempuh pendidikan di Reigate Grammar School.
Baca Juga: Viral Polantas Lakukan Pungli di Tol Halim, Dirlantas Polda Metro Jaya Minta Maaf
Ia menjadi anggota keluarga pertama yang berhasil memperoleh gelar sarjana dari universitas.
Starmer lulus dengan gelar sarjana hukum dari Universitas Leeds pada 1985, lalu melanjutkan studi dan meraih gelar pascasarjana hukum perdata di St Edmund Hall, Oxford.
Karir Keir Starmer
Pada 1986-1987, ia sempat menjadi anggota redaksi majalah sayap kiri, Socialist Alternatives. Ia menikah dengan Victoria Alexander pada 2007 dan memiliki seorang putra dan putri.
Pada 2002, ia ditunjuk sebagai penasihat Ratu Elizabeth. Fokusnya adalah isu-isu hak asasi manusia (HAM) baik di Inggris maupun di luar negeri, termasuk membela narapidana yang dijatuhi hukuman mati di negara-negara Karibia.
Pada 2002-2008, ia menjadi anggota panel penasihat hukuman mati Kantor Luar Negeri dan Persemakmuran.
Ia juga menjabat sebagai penasihat HAM untuk Dewan Kepolisian Irlandia Utara dan Asosiasi Kepala Polisi Irlandia (ACPO) pada 2003-2008.
Dari 2008 hingga 2013, Starmer menjadi Director of Public Prosecutions (DPP) dan kepala Crown Prosecution Service (CPS).
Starmer memulai karir politiknya dengan terpilih sebagai anggota parlemen di House of Commons pada 7 Mei 2015 untuk daerah pemilihan Holborn dan St. Pancras.
Pada 2015, ia sempat dicalonkan sebagai pemimpin Partai Buruh menggantikan Ed Miliband tetapi menolaknya karena merasa kurang pengalaman.
Pada Juni 2016, Starmer bersama menteri bayangan lainnya mengundurkan diri setelah kehilangan kepercayaan pada kepemimpinan Corbyn terkait Brexit.
Pada Pemilu Inggris 2019, Partai Buruh mengalami kekalahan besar, dan Corbyn mengundurkan diri.
Starmer mencalonkan diri pada Januari 2020 dan terpilih sebagai pemimpin Partai Buruh pada 4 April 2020.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 10Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto









