Trump Optimistis Damai dengan Iran, Harga Minyak Turun Tajam Usai Isyarat Kesepakatan

AKURAT.CO Harapan tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran mengenai pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz memicu penurunan tajam harga minyak dunia. Seorang pejabat tinggi Amerika Serikat menyebut kesepakatan tersebut berpeluang tercapai "hari ini atau besok."
Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan peluang tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat cukup besar. Pernyataan itu memperkuat optimisme yang sebelumnya disampaikan Presiden Donald Trump mengenai penyelesaian konflik dengan Teheran.
"Ada peluang kita dapat mencapai kesepakatan," kata Bessent dalam wawancara dengan CNBC pada Selasa (5/8/2026).
Trump: Iran Hadapi Kesempatan Terakhir
Sehari sebelumnya, Trump kembali menggabungkan pendekatan diplomasi dan ancaman militer dalam pernyataannya di Gedung Putih.
Ia menyebut Iran sedang menghadapi "kesempatan terakhir" untuk mencapai kesepakatan sebelum menghadapi tindakan militer yang lebih keras.
Meski demikian, pemerintah Iran kembali membantah adanya negosiasi langsung dengan Washington. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan hingga kini tidak ada pembicaraan resmi yang sedang berlangsung antara kedua negara.
Oman Jadi Jalur Diplomasi Hormuz
Di tengah saling bantah tersebut, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengungkapkan bahwa Washington terlibat dalam pembahasan antara Oman dan Iran mengenai peningkatan lalu lintas kapal di Selat Hormuz.
Qatar, yang turut menjadi mediator, juga menyatakan upaya diplomatik masih berlangsung, meski belum ada agenda perundingan langsung antara Iran dan Amerika Serikat.
Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani bahkan melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Donald Trump untuk membahas langkah-langkah meredakan ketegangan di kawasan.
Salah satu tujuan utama diplomasi yang didorong Washington adalah membuka kembali Selat Hormuz secara penuh serta mendorong proses denuklirisasi Iran.
Harga Minyak Dunia Anjlok
Optimisme pasar terhadap kemungkinan tercapainya kesepakatan langsung berdampak pada harga minyak dunia.
Harga minyak mentah Brent turun lebih dari 6 persen hingga berada di bawah USD79 per barel, seiring meningkatnya harapan bahwa distribusi minyak melalui Selat Hormuz dapat kembali normal.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran energi terpenting di dunia yang menjadi lintasan utama ekspor minyak dan gas dari kawasan Teluk.
Ketegangan di Laut Masih Berlanjut
Meski diplomasi terus berjalan, situasi keamanan di kawasan masih memanas.
Pada Selasa pagi, badan keamanan maritim Inggris (UKMTO) melaporkan sebuah kapal dagang terkena proyektil tak dikenal di Selat Hormuz, lepas pantai Oman. Satu awak kapal dilaporkan hilang.
Sementara itu, sebuah kapal India, MSV Faize Noore Oliya, tenggelam di Laut Merah setelah mengalami serangan yang belum diketahui pelakunya. Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan.
Gangguan di Selat Hormuz membuat jalur pelayaran melalui Laut Merah semakin penting. Namun kawasan tersebut juga menghadapi ancaman setelah kelompok Houthi di Yaman mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi dan mengklaim telah menyerang sejumlah kapal yang dianggap melanggar blokade.
Konflik Iran-AS Belum Berakhir
Konflik antara Amerika Serikat dan Iran telah berlangsung sejak akhir Februari, ketika Washington bersama Israel melancarkan serangan ke Iran.
Meski kedua negara sempat menyepakati gencatan senjata dan menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan, kesepakatan itu gagal bertahan dan pertempuran kembali berlangsung selama hampir dua pekan.
Lebih dari lima bulan setelah konflik dimulai, Iran masih memiliki kemampuan meluncurkan rudal dan drone ke sasaran militer Amerika Serikat, sekutunya, maupun kapal-kapal komersial di kawasan.
Sumber: France24
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi Bahasa Inggris TKA SMA 2026 Lengkap dengan Contoh Soal
- 9Pemerintah Tegaskan Perekonomian Indonesia Masih Positif Jelang Akhir Tahun
- 10Ketua KPK Ingatkan Nusron Wahid Penuhi Panggilan Penyidik Tanpa Harus Dijemput Paksa








