Apa Penyebab Gempa di Venezuela? Ternyata Ini Faktor yang Memicunya

AKURAT.CO Gempa bumi yang mengguncang Venezuela memunculkan pertanyaan tentang penyebab negara tersebut kerap mengalami aktivitas seismik.
Ternyata, faktor utamanya berkaitan dengan posisi geografis Venezuela yang berada di wilayah pertemuan dua lempeng tektonik aktif.
Baca Juga: Korban Gempa Dahsyat Venezuela Tembus 32 Tewas dan 700 Luka, Otoritas Khawatir Angka Terus Bertambah
Secara geologis, Venezuela terletak di sepanjang batas antara Lempeng Karibia dan Lempeng Amerika Selatan.
Pergerakan kedua lempeng tersebut terus menciptakan tekanan di dalam kerak bumi yang sewaktu-waktu dapat dilepaskan dalam bentuk gempa.
Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa yang terjadi dipicu oleh patahan geser dangkal di dekat batas kedua lempeng tersebut.
Patahan geser merupakan kondisi ketika dua blok kerak bumi bergerak secara horizontal saling melewati satu sama lain.
Saat tekanan yang terkumpul selama bertahun-tahun akhirnya dilepaskan, energi tersebut menghasilkan gelombang seismik yang dirasakan sebagai gempa bumi.
Semakin besar area patahan yang bergerak, semakin kuat pula guncangan yang dapat terjadi.
Bukan kali pertama Venezuela mengalami gempa besar. Negara ini memiliki catatan panjang aktivitas seismik, termasuk gempa dahsyat pada tahun 1812 yang menghancurkan wilayah Merida dan Caracas serta menewaskan puluhan ribu orang.
Gempa besar juga pernah terjadi di Caracas pada 1967. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah bangunan runtuh dan menelan ratusan korban jiwa.
Baca Juga: Gempa Venezuela Jadi yang Terbesar sejak Tahun 1900, USGS Prediksi Korban Bisa Capai 100 Ribu Jiwa
Para ahli mengingatkan bahwa gempa susulan masih mungkin terjadi setelah gempa utama. Oleh karena itu, masyarakat di wilayah terdampak diminta tetap waspada terhadap potensi guncangan lanjutan.
Dengan lokasinya yang berada di zona pertemuan dua lempeng aktif, Venezuela akan terus menjadi salah satu negara yang memiliki risiko gempa bumi cukup tinggi di kawasan Amerika Selatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








