Bernie Sanders Kalah, Senat AS Tolak Dua Resolusi Blokir Penjualan Senjata ke Israel

AKURAT.CO Senat Amerika Serikat menolak dua resolusi yang diajukan Senator Bernie Sanders untuk memblokir hampir 500 juta dolar AS penjualan senjata ke Israel, Rabu (15/4/2026) waktu setempat.
Dalam pemungutan suara pertama, Senat menolak mosi untuk meloloskan S.J. Res. 32 yang bertujuan menghentikan penjualan buldoser lapis baja senilai 295 juta dolar AS, dengan hasil 40 suara mendukung dan 59 menolak.
Sejumlah senator dari Partai Demokrat, yakni Richard Blumenthal, Chris Coons, Catherine Cortez Masto, John Fetterman, Kirsten Gillibrand, Jacky Rosen, dan Chuck Schumer, memberikan suara menolak. Sementara itu, Senator Cynthia Lummis tercatat tidak memberikan suara.
Resolusi kedua, S.J. Res. 138, yang mengusulkan pemblokiran penjualan bom seberat 1.000 pon senilai USD151,8 juta, juga ditolak dengan perolehan suara 36 berbanding 63.
Dalam pemungutan suara ini, Blumenthal, Coons, Cortez Masto, Fetterman, Gillibrand, Gary Peters, Jack Reed, Rosen, Schumer, Mark Warner, dan Sheldon Whitehouse memilih menolak. Senator Thom Tillis tidak memberikan suara.
Sebelum pemungutan suara, Sanders dalam pidatonya di lantai Senat menyatakan bahwa rakyat Amerika tidak menginginkan pemerintah terus mengalokasikan miliaran dolar untuk mendukung apa yang ia sebut sebagai “kebijakan perang ilegal, mengerikan, dan ekspansionis” Israel.
Usai pemungutan suara, Sanders menyebut upaya untuk menghentikan bantuan militer AS ke Israel mulai menunjukkan peningkatan dukungan di Senat.
“Kami membuat kemajuan,” ujarnya melalui platform media sosial X. Ia menambahkan, lebih dari 80 persen kaukus Demokrat mendukung upaya pemblokiran bantuan kepada Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
“Ketika kami memulai upaya ini, hanya ada 11 suara. Sekarang menjadi 40 suara,” kata Sanders.
Ia menilai perubahan tersebut mencerminkan sikap publik Amerika Serikat yang menginginkan dana pajak digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan dalam negeri, bukan untuk konflik di luar negeri.
Sanders juga mengkritik Partai Republik yang dinilainya tetap mendukung paket bantuan militer sejalan dengan kebijakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump, meski menurutnya mendapat penolakan luas dari publik.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








