Kriminal Unik di China, Pencuri Emas 1,7 KG Sembunyikan Hasil Kejahatan di Makam Leluhurnya

AKURAT.CO Kasus pencurian emas di China di wilayah China tengah terbilang unik. Pelaku ditangkap polisi karena membobol sebuah toko perhiasan dan mencuri lebih dari 1,7 kilogram emas. Aksi pencurian itu dilakukan untuk melunasi utang judi, sementara emas hasil curian disembunyikan di balik batu nisan makam leluhur keluarganya.
Peristiwa pencurian emas di China tersebut terjadi di Distrik Huangpi, Kota Wuhan. Polisi menerima laporan pembobolan toko perhiasan sekitar pukul 09.00 pagi pada 13 Desember. Saat tiba di lokasi, petugas menemukan lubang besar di dinding dekat pintu utama toko serta etalase yang telah diobrak-abrik.
Pemeriksaan awal menunjukkan sekitar 1.783 gram emas, dengan nilai lebih dari 1,7 juta yuan atau setara Rp3,7 miliar, raib digondol pelaku. Polisi juga menemukan pemutus arus listrik toko sengaja dirusak, menyebabkan aliran listrik terputus dan kamera pengawas tidak berfungsi.
Penyelidikan mengungkap pelaku membuat lubang besar di dinding yang menghubungkan toko perhiasan dengan sebuah gerai servis ponsel di sebelahnya. Kunci toko ponsel tersebut juga dirusak. Polisi menduga pelaku masuk lebih dulu ke toko ponsel, lalu menembus dinding untuk mengakses toko perhiasan.
Dari penelusuran lebih dari 20 jam rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, polisi mengidentifikasi sebuah sedan putih yang tiba di Wuhan sehari sebelum kejadian, terparkir tak jauh dari toko, lalu pergi dengan cepat setelah pencurian. Sikap pengemudi yang menutup wajah dengan pelindung matahari saat mengemudi menambah kecurigaan petugas.
Pelaku akhirnya diketahui berinisial Wei, warga asal Suizhou, yang memiliki catatan kriminal. Ia ditangkap pada malam 16 Desember di Kabupaten Tongshan dengan bantuan kepolisian Xianning.
Dalam pemeriksaan, Wei mengakui melakukan pencurian pada dini hari 13 Desember. Ia mengaku telah menjual lebih dari 400 gram emas hasil curian untuk membayar sebagian utang judinya.
Wei juga mengungkapkan bahwa sisa emas tersebut dibungkus kain dan disembunyikan di balik batu nisan makam leluhur keluarganya di Suizhou. Polisi kemudian mendatangi lokasi tersebut dan berhasil menemukan lebih dari 1,3 kilogram perhiasan emas yang disembunyikan di sana. Selain itu, sebagian besar uang hasil penjualan emas juga berhasil disita.
Kasus pencurian emas di China ini masih ditangani kepolisian setempat untuk proses hukum lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








