Dua Jenazah Membusuk Ditemukan di Apartemen, Terungkap Gara-gara Cairan dari Plafon

AKURAT.CO Warga sebuah apartemen di Singapura digegerkan dengan penemuan dua jasad manusia dalam kondisi membusuk di salah satu unit, Senin (6/10/2025). Kasus ini terungkap secara tidak sengaja setelah penghuni unit di bawahnya menemukan cairan berbau busuk merembes dari plafon.
Awalnya, penghuni di lantai bawah mencoba membersihkan cairan misterius itu dengan tisu. Namun, bau menyengat yang tidak juga hilang membuatnya curiga. Sang ibu yang tinggal bersamanya pun mengeluh hal serupa, hingga mereka memutuskan memanggil anak dari penghuni unit di atas untuk memeriksa sumber kebocoran.
Begitu pintu unit dibuka, pria itu langsung syok. Di dalam, terlihat dua jasad manusia dalam kondisi sudah membusuk. Satu ditemukan di kamar tidur utama, sementara satu lagi tergeletak di dekat pintu ruang tamu.
Polisi yang datang ke lokasi memastikan bahwa kedua jasad itu adalah penghuni apartemen tersebut — seorang ayah dan anak perempuannya. Hasil penyelidikan sementara menyebutkan, keduanya sudah lama tidak terlihat sejak akhir Agustus lalu.
Kesaksian Tetangga: “Biasanya Pintu Terbuka, Tapi Tiba-tiba Sepi”
Seorang tetangga yang tinggal di lantai yang sama mengatakan, pintu unit korban biasanya terbuka di siang hari. “Pria itu terlihat sehat dan kuat. Saya sering lihat dia bawa dua bungkus beras pulang. Tapi saya yakin putrinya mengalami gangguan mental,” ujarnya, dikutip dari media lokal Zao Bao.
Warga lain, Ibu He, menambahkan bahwa sang ayah dikenal tertutup dan jarang berinteraksi dengan tetangga. Ia juga mengingat pernah ada seorang wanita lansia yang tinggal bersama mereka, namun tak pernah terlihat lagi sejak 2017. “Saya kira wanita tua itu sudah meninggal,” katanya.
Diduga Meninggal karena Kelaparan
Berdasarkan keterangan Kepolisian Singapura, perempuan yang ditemukan meninggal berusia 47 tahun. Dugaan awal menyebutkan sang ayah kemungkinan meninggal lebih dulu, sementara anak perempuannya diduga tewas karena kelaparan setelah tidak mendapat pertolongan.
Meski begitu, penyebab pasti kematian masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian masih menelusuri keberadaan kerabat korban untuk membantu mengungkap kronologi kejadian tragis ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







