Tahanan Politik Iran Somayeh Rashidi Meninggal Usai Kejang, Disebut Tak Dapat Perawatan Tepat Waktu

AKURAT.CO Tahanan politik Iran, Somayeh Rashidi (42), meninggal dunia setelah mengalami koma akibat serangan epilepsi. Ia berada di penjara karena menjalani hukuman setelah menulis slogan anti-pemerintah.
Rashidi mengembuskan napas terakhir di rumah sakit setelah dipindahkan dari Penjara Qarchak, tempat ia ditahan sejak Maret. Kantor Berita Fars, yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran, mengonfirmasi kematian tersebut namun tidak merinci penyebabnya.
Aktivis hak asasi manusia menyebut Rashidi sebelumnya ditangkap di kawasan Javadiyeh, Teheran, lantaran menulis slogan yang mengkritik pemerintah. Menurut laporan IranWire, petugas penjara berulang kali menunda perawatan medis meski mengetahui Rashidi mengidap epilepsi.
Pada serangan terakhir, Rashidi baru kembali dari pemeriksaan medis yang diperintahkan pengadilan ketika kejang hebat terjadi. Namun, petugas meminta ia berganti pakaian sebelum menerima perawatan darurat, sehingga kondisinya semakin memburuk. Sumber internal menyebut keluarga Rashidi bahkan ditekan untuk menyalahkan rumah sakit, bukan kondisi penjara.
Sebelum dipindahkan ke Qarchak, Rashidi sempat mendekam di Penjara Evin di Teheran, lokasi yang juga mencatat beberapa kali serangan kejang. Setiap kali kambuh, ia hanya diberi obat yang tidak jelas jenisnya dan gagal menstabilkan kesehatannya.
Kasus kematian Somayeh Rashidi menyoroti buruknya layanan medis bagi tahanan politik Iran dan dugaan pengabaian hak-hak narapidana, yang kembali memicu kecaman internasional terhadap perlakuan pemerintah Iran terhadap para pembangkang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








