Hizbullah Klaim Telah Menembak Jatuh Drone Milik Israel di Lebanon dengan Rudal Miliknya

AKURAT.CO Militer Israel melaporkan sebuah pesawat tanpa pilot ditembak jatuh di atas wilayah Lebanon oleh rudal permukaan-ke-udara pada hari Sabtu (1/6/2024).
Organisasi Islam Hizbullah lantas mengaku bertanggung jawab atas intersepsi tersebut.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah mengatakan pihaknya menembak jatuh drone Hermes 900 milik Israel.
Baca Juga: Prilly Latuconsina Curhat Tak Dapat Iklan Dua Tahun, Karena Difitnah?
Video yang beredar secara online menunjukkan sebuah pesawat dengan ukuran setara dengan Hermes, terbakar dan berputar ke arah bumi.
Hal tersebut, kata Hizbullah, sebagai bentuk solidaritas mereka terhadap Gaza.
Seperti diketahui, Israel telah melancarkan serangan selama hampir delapan bulan melawan Hamas, kelompok lain yang didukung Iran di wilayah tersebut.
Dilaporkan oleh pejabat setempat, lebih dari 36 ribu warga Palestina telah tewas pada serangan Israel ke Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu.
Terkini, Hamas mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada mediator bahwa mereka tidak akan mengambil bagian dalam perundingan lebih lanjut selama agresi masih berlangsung.
Baca Juga: Kenang Sosok Proklamator, Anies Baswedan Singgung 4 Prinsip Warisan Bung Karno
Akan tetapi, Hamas siap untuk perjanjian penuh termasuk pertukaran sandera dan tahanan jika Israel menghentikan perang.
Perundingan, yang antara lain dimediasi oleh Mesir dan Qatar, untuk mengatur gencatan senjata antara Israel dan Hamas dalam perang Gaza telah berulang kali terhenti karena kedua belah pihak saling menyalahkan atas kurangnya kemajuan.
Pernyataan terbaru Hamas muncul ketika Israel terus melancarkan serangan terhadap kota Rafah di Gaza selatan, meskipun ada perintah dari Mahkamah Internasional (ICJ), pengadilan tertinggi PBB, untuk menghentikan serangan tersebut.
Baca Juga: Berharap Hasil Bagus Kontra Tanzania, Fokus Shin Tae-yong Bukan Kemenangan
“Hamas dan faksi-faksi Palestina tidak akan menerima untuk menjadi bagian dari kebijakan ini dengan melanjutkan perundingan (gencatan senjata) mengingat agresi, pengepungan, kelaparan dan genosida terhadap rakyat kami,” bunyi pernyataan Hamas.
“Hari ini, kami memberi tahu para mediator mengenai posisi kami yang jelas bahwa jika mereka menghentikan perang dan agresi terhadap rakyat kami di Gaza, kesiapan kami adalah mencapai kesepakatan lengkap yang mencakup kesepakatan pertukaran komprehensif,” tambahnya.
Baca Juga: Ramalan Zodiak Asmara 1 Juni 2024: Nikmati Hubungan yang Mesra dan Damai Bersama Pisces
Israel telah menolak tawaran Hamas di masa lalu karena dianggap tidak cukup dan mengatakan pihaknya bertekad untuk memusnahkan kelompok yang bertekad menghancurkannya.
Dikatakan serangan mereka di Rafah terfokus pada penyelamatan sandera dan membasmi pejuang Hamas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 7Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








