Akurat Logo

Air Perpipaan Tekan Laju Penurunan Tanah di Jakarta

Okto Rizki Alpino | 1 November 2026, 19:08 WIB
Air Perpipaan Tekan Laju Penurunan Tanah di Jakarta
Perluasan layanan air perpipaan di Jakarta menunjukkan dampak terhadap kondisi lingkungan. - Foto: PAM Jaya

AKURAT.CO Perluasan layanan air perpipaan di Jakarta mulai menunjukkan dampak terhadap kondisi lingkungan, terutama dalam menahan laju penurunan muka tanah.

Penelitian Kementerian ESDM menunjukkan volume air tanah di sejumlah wilayah Jakarta mulai terisi kembali seiring meningkatnya penggunaan air perpipaan.

Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, mengatakan, temuan tersebut menjadi bukti bahwa perluasan sambungan air perpipaan berkontribusi mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap pengambilan air tanah.

"Penelitian dari Kementerian ESDM menunjukkan Jakarta berhasil menahan laju penurunan muka tanah. Volume air yang ada di dalam tanah juga sudah mulai terisi," kata Arief, dalam keterangannya, Minggu (1/11/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi PAM Jaya dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, khususnya Dinas Sumber Daya Air (SDA), dalam memperluas jaringan pelayanan air bersih.

Baca Juga: Pemprov DKI Tetap Kuasai Saham Mayoritas Bank Jakarta dan PAM Jaya Meski Nanti Sudah IPO

Arief mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan jaringan perpipaan. Ia menilai hasil penelitian tersebut menjadi bukti bahwa upaya memperluas akses air bersih tidak hanya berdampak pada peningkatan pelayanan, tetapi juga berkaitan dengan upaya menjaga lingkungan Jakarta.

Berdasarkan data per September 2026, PAM Jaya telah melayani sekitar 1,2 juta sambungan pelanggan. Cakupan pelayanan air perpipaan mencapai 83,27 persen dengan kapasitas suplai air sebesar 23.000 liter per detik.

"Panjang jaringan pipa yang telah dibangun mencapai lebih dari 13.094 kilometer" katanya.

Meski demikian, PAM Jaya masih harus mengejar sekitar 800.000 sambungan pelanggan untuk mencapai target dua juta pelanggan pada 2029.

Target tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas cakupan layanan air perpipaan hingga 100 persen.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.