Akurat Logo

Konektivitas Capai 93 Persen, Penumpang Transportasi di Jakarta Naik 10,8 Persen hingga September 2026

Okto Rizki Alpino | 21 Oktober 2026, 20:14 WIB
Konektivitas Capai 93 Persen, Penumpang Transportasi di Jakarta Naik 10,8 Persen hingga September 2026
Ilustrasi - Bus Transjakarta

AKURAT.CO Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan perekonomian Jakarta menunjukkan tren positif hingga kuartal III-2026. Penguatan aktivitas ekonomi Jakarta juga terlihat dari peningkatan mobilitas masyarakat menggunakan transportasi umum.

Pramono menyebut, jumlah penumpang Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT Jakarta mencapai 368,4 juta hingga September 2026, naik 10,8 persen. Peningkatan tersebut sejalan dengan membaiknya konektivitas transportasi di Jakarta yang telah mencapai 93 persen.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta juga mendorong integrasi perjalanan melalui layanan Transjabodetabek, yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah wilayah penyangga. Seperti rute Bogor-Blok M yang semula ditargetkan mengangkut 2.000 penumpang, kini rata-rata mendekati 10.000 penumpang.

Baca Juga: Inflasi Jakarta Terkendali di 2,71 Persen, Pramono: Lebih Rendah Dibanding Inflasi Nasional

Adapun layanan LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto pada 16 September 2026, telah mengangkut rata-rata 11.361 penumpang per hari. Angka tersebut meningkat dibandingkan jumlah sebelumnya yang maksimal sekitar 4.000 penumpang per hari.

"Transportasi di Jakarta, perbaikan yang kita lakukan terutama dengan Transjabodetabek itu sudah menjadi semakin baik," ujarnya.

Pemprov Jakarta juga berencana menambah kelompok penerima manfaat transportasi umum gratis dari 15 menjadi 21 kelompok mulai 1 Januari 2027. Penambahan itu mencakup pencari kerja dan pendamping penyandang disabilitas.

"Sebagai bagian dari transparansi, jauh-jauh hari kita umumkan, tetapi akan ada penambahan dari 15 yang kita gratiskan menjadi 21," katanya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.