Akurat Logo

Antrean BBM Masih Mengular di Bali, Benahi Distribusi

Putri Dinda Permata Sari | 16 Oktober 2026, 16:45 WIB
Antrean BBM Masih Mengular di Bali, Benahi Distribusi
Barisan sepeda motor mengantre untuk mengisi BBM di Denpasar, Selasa (13/10/2026). - Foto: Antara Foto: Nyoman Hendra Wibowo

AKURAT.CO Pemerintah diminta segera mempercepat penanganan persoalan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Bali yang menyebabkan antrean panjang.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno, dengan harapan antrean kembali lancar, agar aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Eddy mengaku menyaksikan langsung antrean BBM saat berkunjung ke Bali. Menurutnya, persoalan tersebut dipengaruhi sejumlah kendala yang kini tengah ditangani pemerintah bersama Pertamina dan instansi terkait.

"Saya juga sendiri baru kembali dari Bali, menjadi pembicara di Bali Climate Week, dan saya menyaksikan sendiri apa kondisi di mana terjadi antrean yang panjang," katanya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (16/10/2026).

Berdasarkan masukan yang diterima Eddy dari Pertamina serta pelaku usaha, kendala terjadi pada beberapa aspek. Persoalan mencakup transportasi, distribusi, hingga ketersediaan BBM.

Baca Juga: DPR Kritik Pertamina soal Kelangkaan BBM: Sudah Berulang Kali Diingatkan, Kenapa Terus Terjadi?

"Saya kira ini yang sekarang lagi ditangani oleh pemerintah secara cepat," ujarnya.

Eddy berharap upaya pemerintah dan Pertamina segera membuahkan hasil, agar masyarakat tidak terus terbebani antrean panjang. Terlebih ketika harus menunggu di tengah cuaca panas.

Ia menilai kelancaran pasokan BBM sangat penting untuk menjaga aktivitas masyarakat tetap berjalan normal.

Sebab, gangguan distribusi tidak hanya menyulitkan warga yang membutuhkan bahan bakar, tetapi juga berpotensi memengaruhi kegiatan pendidikan dan pekerjaan.

"Saya berharap agar masyarakat yang saat ini memang terbebani ya, kasihan kan mengantri, mengantrinya cukup panjang di tengah panas itu bisa segera bisa tertangani dengan kehadiran dari BBM yang mesti untuk ditunggu," jelasnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.