Arus Barang Tembus 2,8 Juta TEUs di Kuartal III-2026, IPC TPK Dorong Efisiensi Logistik Nasional

AKURAT.CO IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) berhasil mencatatkan tren positif kinerja operasional pada penutupan kuartal III-2026. Sepanjang periode Januari hingga September 2026, arus bongkar muat peti kemas (throughput) IPC TPK mencapai 2.836.445 TEUs.
Angka ini mengalami lonjakan pertumbuhan sebesar 8,2% secara year-on-year (YoY) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 2.621.101 TEUs. Pertumbuhan positif di akhir kuartal III ini menjadi bukti nyata komitmen IPC TPK dalam memberikan layanan bongkar muat yang optimal dan efisien.
"Tren kenaikan arus barang ini tidak hanya mencerminkan penguatan kinerja internal perusahaan, tetapi juga mengindikasikan terus bergeraknya roda perekonomian dan aktivitas perdagangan nasional," ujar Daniel Setiawan, selaku Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK.
Baca Juga: Perluas Pasar Ekspor-Impor, IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI, China, dan Thailand
Konsistensi tren positif ini juga terefleksi kuat pada catatan kinerja bulanan di penghujung kuartal ketiga. Pada bulan September 2026, total throughput peti kemas di seluruh terminal kelolaan IPC TPK menyentuh angka 325.884 TEUs.
Realisasi tersebut menunjukkan capaian peningkatan yang solid sebesar 7% (YoY) jika dibandingkan dengan volume bongkar muat pada bulan September tahun lalu yang berada di angka 304.358 TEUs.
Peningkatan volume bongkar muat peti kemas pada September 2026 tersebut didorong oleh lonjakan produktivitas yang signifikan di beberapa terminal utama. Kinerja bongkar muat di Terminal Teluk Bayur menjadi yang paling menonjol dengan mencatatkan persentase pertumbuhan tertinggi sebesar 19,2% (YoY).
Menyusul di belakangnya, Terminal Tanjung Priok yang menjadi gerbang utama logistik mencetak pertumbuhan sebesar 9%, serta Terminal Pontianak yang juga menorehkan kenaikan sebesar 5,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Harapan terbesar kami, lonjakan produktivitas ini tidak sekadar menjadi pencapaian angka bagi IPC TPK, tetapi benar-benar mampu mendorong efisiensi rantai pasok, menekan biaya logistik, dan berkontribusi langsung pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional," tukas Daniel.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Rusia Perluas Pangkalan Militer di Libya, NATO Terancam dari Dua Arah
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 10Usut Korupsi BNPB, KPK Endus Keterlibatan Perusahaan Keluarga dan Orang Kepercayaan Suharyanto







