Kejar Target Jakarta Masuk 20 Kota Global Dunia di 2045, Pramono Percepat Transformasi Digital

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mempercepat pemanfaatan teknologi digital, data, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam tata kelola kota. Langkah ini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan.
Gubernur Jakarta, Pramono Anung, mengatakan transformasi digital menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing Jakarta, di tengah perkembangan era algoritma yang semakin pesat.
"Tema ini sangat relevan karena data, teknologi digital, dan AI kini menjadi faktor penting dalam menentukan daya saing bangsa dan kota. Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional punya tanggung jawab menjadi penggerak transformasi ini," ujar Pramono saat menjadi pembicara utama dalam Indonesia Summit 2026 di Gedung Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2026).
Baca Juga: Wajah Baru Rasuna Said dan Stasiun JIS Bakal Sambut Perayaan HUT ke-499 Jakarta
Dia menegaskan, daya saing kota saat ini tidak lagi hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur fisik. Kota-kota modern juga dituntut mampu menyiapkan sumber daya manusia unggul, mendorong inovasi, dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan publik serta efektivitas kebijakan pemerintah.
"Karena itu, Pemprov DKI terus mendorong Jakarta menjadi kota global yang semakin kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan," katanya.
Diketahui, peringkat Jakarta dalam Global City Index naik dari posisi 74 menjadi 71 dunia. Capaian tersebut menjadi modal untuk mengejar target masuk 20 besar kota global dunia pada 2045.
Untuk mendukung target tersebut, Pemprov Jakarta menyiapkan inisiatif Jakarta RISE#20 sebagai peta jalan transformasi kota. Program ini diarahkan untuk memperkuat fondasi pembangunan, mendorong pertumbuhan yang inovatif dan inklusif, serta meningkatkan peran Jakarta di tingkat regional maupun global.
Pemprov Jakarta mengembangkan sistem pengendalian lalu lintas cerdas (Intelligent Traffic Control System), aplikasi JAKI, platform data spasial Jakarta Satu, digitalisasi pasar tradisional dan UMKM, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengendalian inflasi daerah.
"Pemanfaatan teknologi dan AI mulai diterapkan dalam tata kelola kota. Contohnya melalui Intelligent Traffic Control System, JAKI, Jakarta Satu, digitalisasi pasar tradisional dan UMKM, serta pemanfaatan teknologi oleh TPID untuk menjaga stabilitas harga dan inflasi Jakarta," ujarnya.
Baca Juga: Komisi XIII DPR Duga Ada Gembong Besar di 4 Kasus Penyelundupan Narkoba di Jakarta
Di sektor penanggulangan banjir, Pemprov Jakarta juga mengoptimalkan sistem pemantauan berbasis CCTV yang terintegrasi dengan pusat kendali pemerintah daerah. Sistem tersebut digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan secara cepat dan akurat, dalam pengoperasian pintu air maupun pompa saat musim hujan.
Selain memperkuat teknologi, transformasi Jakarta harus tetap berorientasi pada kebutuhan warga. Salah satunya melalui peningkatan aksesibilitas layanan transportasi publik, yang saat ini telah memiliki tingkat konektivitas mencapai 93 persen dan terus dikembangkan agar lebih ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, dan kelompok rentan.
"Moda seperti MRT dan Transjakarta terus dikembangkan agar ramah terhadap penyandang disabilitas serta lansia," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia






