Machhendra Resmi Deklarasikan Barisan Indonesia Maju, Tegaskan Keberpihakan pada Rakyat

AKURAT.CO Mengusung tema "Merawat Harapan, Merajut Masa Depan", wadah gerakan sosial kemasyarakatan Barisan Indonesia Maju (BIM) resmi dideklarasikan di Hotel Atria Magelang, pada Sabtu (19/9/2026).
Deklarasi ini menegaskan komitmen gerakan sosial kemasyarakatan dalam mengadvokasi berbagai problematika warga serta memperkuat ikatan sosial di akar rumput.
Momen puncak deklarasi ditandai secara simbolis melalui penyusunan kepingan stupa Candi Borobudur hingga menjadi utuh, yang melambangkan persatuan serta pemulihan ikatan sosial kemasyarakatan.
Prosesi kemudian dilanjutkan dengan penyematan jaket seragam Barisan Indonesia Maju oleh Founder BIM, Machhendra Setyo Atmaja, kepada Ketua Umum BIM, Bagus Ardeni.
Founder BIM, Machhendra Setyo Atmaja menekankan bahwa gerakan ini berakar pada falsafah Jawa "Migunani Tumraping Lian" atau bermanfaat bagi sesama.
Baca Juga: Media Internasional Puji Transformasi BUMN, Sebut Pemimpin Barat Mesti Belajar dari Prabowo
"Kami bergerak bersama teman-teman, saudara, orang tua, maupun generasi muda yang memiliki tekad dan tujuan yang sama untuk membuka jalan bagi harapan, asa, dan cita-cita menuju Indonesia yang bahagia. Mari rapatkan barisan untuk mewujudkan cita-cita bersama ini," jelas Machhendra.
Staf Khusus Menteri Perdagangan sekaligus Dewan Pembina BIM, Slamet Nur Achmad Effendy, turut memberikan apresiasi atas lahirnya BIM.
Menurutnya, kiprah kepedulian Machhendra telah terbukti melalui berbagai aksi turun langsung ke masyarakat di Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Purworejo, Temanggung hingga Wonosobo selama setahun terakhir.
"Di tengah derasnya arus disrupsi informasi dan media sosial, ikatan sosial masyarakat perlahan merenggang. Kehadiran BIM diharapkan mampu merekatkan kembali hubungan emosional warga dan hadir menjawab persoalan konkret di akar rumput," kata Slamet.
Slamet juga berpesan agar seluruh kader BIM terus memegang teguh semangat kerja nyata dan filantropi Al-Ma'un, meluaskan jangkauan bantuan sosial hingga ke lereng-lereng gunung dan pelosok wilayah.
Baca Juga: Jurnalisme Bencana melalui Radio: Ketika Informasi Menjadi Teknologi Pendidikan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia


