Akurat Logo

Masuk Daftar Tunggakan APPI, Persija Beri Klarifikasi: Bukan Gaji Tapi Bonus Pemain yang Sudah Lunas ​

Zainal Hasan | 8 November 2026, 20:43 WIB
Masuk Daftar Tunggakan APPI, Persija Beri Klarifikasi: Bukan Gaji Tapi Bonus Pemain yang Sudah Lunas  ​
Manajemen Persija menegaskan isu yang disorot APPI bukan masalah tunggakan gaji pemain. - Foto: Ilustrasi/X/Persija_Jkt.

AKURAT.CO Manajemen Persija pasang badan usai nama klub bertengger dalam rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait tunggakan kewajiban finansial.

Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut memastikan seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan APPI, tertanggal 6 November 2026, sudah dirampungkan pada hari yang sama.

​Persija juga meluruskan kabar yang beredar di publik. Manajemen menegaskan bahwa isu yang disorot APPI bukan masalah tunggakan gaji pemain, melainkan keterlambatan pencairan bonus penampilan untuk salah satu penggawanya.

​"Persija memastikan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama (6/11/2026). Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan tersebut yang belum dituntaskan oleh Persija," tulis manajemen Persija dalam keterangan resmi.

​Pihak klub menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak pemain tetap menjadi prioritas utama demi menjaga iklim sepak bola profesional yang sehat dan berkelanjutan.

Baca Juga: Persija vs Persebaya: Gol Ujung Laga Ivan Mamut Kembalikan Macan Kemayoran ke Puncak

​"Persija juga perlu memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang dimaksud dalam laporan tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain. Persija menghargai perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional dan akan terus berupaya menjaga komitmen serta tanggung jawab klub," lanjut pernyataan tersebut.

​Sebelumnya, APPI merilis pembaruan data per 6 November 2026 terkait tunggakan finansial di sepak bola nasional.

Laporan tersebut mencatat ada 24 klub dari empat tingkatan kompetisi (BRI Super League, Pegadaian Championship, Liga Nusantara, dan Liga 4) yang masih menunggak hak 298 pemain dengan nilai total mencapai Rp15,7 miliar.

​Khusus di pentas BRI Super League, APPI mencatat ada dua klub yang masuk dalam daftar, yakni Persija Jakarta dan PSM Makassar.

Keduanya tercatat memiliki kewajiban pembayaran kepada lima pemain dengan nilai total Rp1,165 miliar ditambah USD34.000 (sekitar Rp615 juta).

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Z
Reporter
Zainal Hasan
W
Editor
Wahyu SK