Masuk Daftar Tunggakan APPI, Persija Beri Klarifikasi: Bukan Gaji Tapi Bonus Pemain yang Sudah Lunas

AKURAT.CO Manajemen Persija pasang badan usai nama klub bertengger dalam rilis Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) terkait tunggakan kewajiban finansial.
Klub berjuluk Macan Kemayoran tersebut memastikan seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan APPI, tertanggal 6 November 2026, sudah dirampungkan pada hari yang sama.
Persija juga meluruskan kabar yang beredar di publik. Manajemen menegaskan bahwa isu yang disorot APPI bukan masalah tunggakan gaji pemain, melainkan keterlambatan pencairan bonus penampilan untuk salah satu penggawanya.
"Persija memastikan bahwa seluruh kewajiban yang tercatat dalam laporan tersebut telah diselesaikan pada hari yang sama (6/11/2026). Dengan demikian, tidak ada lagi kewajiban sebagaimana dimaksud dalam laporan tersebut yang belum dituntaskan oleh Persija," tulis manajemen Persija dalam keterangan resmi.
Pihak klub menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak pemain tetap menjadi prioritas utama demi menjaga iklim sepak bola profesional yang sehat dan berkelanjutan.
Baca Juga: Persija vs Persebaya: Gol Ujung Laga Ivan Mamut Kembalikan Macan Kemayoran ke Puncak
"Persija juga perlu memberikan penjelasan bahwa kewajiban yang dimaksud dalam laporan tersebut bukan merupakan tunggakan gaji pemain, melainkan bonus penampilan salah satu pemain. Persija menghargai perhatian APPI terhadap pemenuhan hak-hak pesepakbola profesional dan akan terus berupaya menjaga komitmen serta tanggung jawab klub," lanjut pernyataan tersebut.
Sebelumnya, APPI merilis pembaruan data per 6 November 2026 terkait tunggakan finansial di sepak bola nasional.
Laporan tersebut mencatat ada 24 klub dari empat tingkatan kompetisi (BRI Super League, Pegadaian Championship, Liga Nusantara, dan Liga 4) yang masih menunggak hak 298 pemain dengan nilai total mencapai Rp15,7 miliar.
Khusus di pentas BRI Super League, APPI mencatat ada dua klub yang masuk dalam daftar, yakni Persija Jakarta dan PSM Makassar.
Keduanya tercatat memiliki kewajiban pembayaran kepada lima pemain dengan nilai total Rp1,165 miliar ditambah USD34.000 (sekitar Rp615 juta).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar








