Akurat Logo

Gianni Infantino Terbuka dengan Perubahan Soal Pengambilan Keputusan Tingkat Presiden FIFA

Hervin Saputra | 22 September 2026, 18:07 WIB
Gianni Infantino Terbuka dengan Perubahan Soal Pengambilan Keputusan Tingkat Presiden FIFA
Presiden FIFA, Gianni Infantino, dan trofi Piala Dunia. X/Polymarket Sports

AKURAT.CO, Presiden FIFA, Gianni Infantino, mulai mengubah sikapnya dengan membuka perubahan terkait pembatasan kewenangan pemangku jabatan tertinggi di organisasinya.

Melalui surat resmi yang dikirimkannya ke anggota Dewan FIFA, Gianni Infantino mengatakan bahwa ia mengusulkan adanya konsultasi untuk memperkuat pengambilan keputusan di induk organisasi sepakbola dunia.

Surat kepada anggota Dewan FIFA tersebut dikirimkan Gianni Infantino menjelang pertemuan Dewan FIFA pada 15 Oktober mendatang.

Dalam suratnya, Infantino mengakui adanya kesalahan dalam penjualan saham Piala Dunia ke pihak swasta melalui program FIFA Forward Enterprise (FFE).

Baca Juga: Gianni Infantino Bakal Hadir di Indonesia Saksikan FIFA ASEAN Cup 2026



FFE sendiri dikecam oleh sebagian anggota FIFA yang cukup berpengaruh dari zona Eropa, Amerika Utara-Tengah dan Karibia, serta Asia. FFE dianggap mengancam independensi FIFA dari intervensi eksternal.

Dari sisi Infantino, pria berkebangsaan Swiss berusia 57 tahun tersebut menjanjikan bahwa FFE bisa memberikan dana tambahan senilai USD20 juta per tahun untuk masing-masing anggota.

"Proposal (FFE) memasuki wilayah publik sebelum proses perencanaan institusional FIFa rampung dan sebelum dipresentasikan secara penuh ke Dewan dan asosiasi anggota," kata Infantino dipetik dari BBC.

"Saya mengakui bahwa, tanpa konteks penuh, ini menyebabkan kekhawatiran dan menciptakan kesan bahwa keputusan sudah diambil lebih dulu."

BBC melihat perubahan intonasi Infantino sebagai upaya untuk mempertahankan posisinya menjelang pemilihan Presiden FIFA di Rabat, Maroko, Maret tahun depan.

Pada saat yang sama, Infantino mengunjungi sejumlah acara sepakbola di negara anggota FIFA yang bisa dilihat sebagai upayanya untuk melakukan "safari politik" menjelang pemilihan tahun depan.

=====

Sejak polemik FFE mencuat ke publik, Infantino sudah mengunjungi turnamen junior di Republik Dominika, final Piala AFF di Vietnam, dan dijadwalkan akan hadir pada FIFA ASEAN Cup di Jakarta, pekan ini.

Infantino sendiri sejauh ini mendapat dukungan dari negara-negara Afrika, Amerika Selatan, Oseania, dan sebagian Asia. Indonesia yang diwakili oleh Presiden PSSI, Erick Thohir, juga menyatakan dukungannya untuk Infantino.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.