Australia Terbuka: Carlos Alcaraz Depak Alexander Zverev dalam Maraton 5 Set, Kunci Partai Final

AKURAT.CO, Carlos Alcaraz membuktikan mentalitasnya di panggung Australia Terbuka 2026 dengan mengamankan tiket final pertama di Melbourne Park usai menumbangkan Alexander Zverev dalam duel maraton yang dramatis.
Petenis peringkat pertama dunia itu dipaksa bekerja ekstra keras selama lima set sebelum akhirnya menyudahi perlawanan sengit Alexander Zverev dengan skor akhir 6-4, 7-6 (5), 6-7 (3), 6-7 (4), dan 7-5 dalam laga semifinal Australia Terbuka di Rod Laver Arena, Melbourne, Australia, Jumat (30/1).
Kemenangan di semifinal Australia Terbuka kali ini sekaligus menjaga mimpi Carlos Alcaraz untuk mencatatkan rekor di dunia tenis tetap terjaga.
Baca Juga: Australia Terbuka: Bungkam Jagoan Tuan Rumah, Carlos Alcaraz Segel Semifinal Perdana di Melbourne
Laga semifinal ini menjadi salah satu tantangan fisik terbesar bagi Alcaraz sepanjang karier profesionalnya. Zverev yang tampil agresif sempat membuat Alcaraz goyah di set ketiga dan keempat sebelum akhirnya bangkit di set penentu.
"Saya sempat kesulitan di tengah set ketiga. Secara fisik, ini adalah salah satu pertandingan paling berat yang pernah saya mainkan sepanjang karier saya," ucap Alcaraz dikutip laman BBC Sport.
Alcaraz hanya butuh satu kemenangan lagi untuk menasbihkan dirinya sebagai petenis termuda dalam sejarah yang meraih Career Grand Slam (mengoleksi seluruh empat trofi Grand Slam).
Jika juara di usia 22 tahun, ia akan mematahkan rekor milik sang mentor, Rafael Nadal, yang meraih prestasi serupa pada usia 24 tahun.
Baca Juga: Australia Terbuka: Carlos Alcaraz dan Coco Gauff ke Putaran 3, Emma Raducanu Tersingkir
Sejauh ini, petenis muda Spanyol tersebut sudah mengantongi gelar di Prancis Terbuka, Wimbledon, dan Amerika Serikat Terbuka. Trofi Australia Terbuka menjadi kepingan terakhir yang ia butuhkan untuk menyempurnakan koleksinya.
Menanti Jannik Sinner atau Novak Djokovic di Partai Puncak Australia Terbuka
Di babak final, Alcaraz akan menantang pemenang dari laga blockbuster lainnya antara juara bertahan Jannik Sinner kontra legenda hidup Novak Djokovic.
Sinner, yang merupakan jawara tahun lalu, tengah mengincar gelar ketiganya secara beruntun di Melbourne. Sementara Djokovic tengah menjalankan misi ambisius untuk meraih gelar Grand Slam ke-25.
Jika Djokovic berhasil, ia akan resmi melewati rekor Margaret Court (24 gelar) dan berdiri sendirian sebagai petenis tersukses sepanjang masa dalam sejarah tenis dunia, baik di sektor putra maupun putri.
Namun, siapa pun lawan yang akan dihadapi, Alcaraz dipastikan harus kembali menyiapkan fisik dan mentalitas "pejuang" demi mengangkat trofi di Rod Laver Arena pada akhir pekan nanti.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 6Soal Dualitas Alumni Universitas Trisakti, Menteri Maman: Hanya Ada Satu Ikatan yakni IKA Trisakti
- 7Gerindra Buka Pintu Koalisi 2029, Begini Respons PDIP
- 8Prediksi Skor Sevilla vs Barcelona 20 September 2026: Blaugrana Diprediksi Menang
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








