Disorot Netizen Terkait Tone Deaf, Maudy Ayunda Janji Lebih Berempati dan Bijak

AKURAT.CO Aktris sekaligus penyanyi Maudy Ayunda akhirnya angkat bicara usai konten di saluran YouTube pribadinya yang bertajuk Mindfulness in the Age of Bad News menuai gelombang kritik dari masyarakat.
Video tersebut sempat memicu respons negatif dari warganet karena dinilai kurang peka alias tone deaf terhadap situasi serta keresahan ekonomi-sosial yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia saat ini.
Menanggapi ragam sorotan tajam tersebut, pelantun lagu Perahu Kertas ini memilih tidak langsung merespons secara gegabah.
Baca Juga: Konten Maudy Ayunda Tuai Kritik, Sebenarnya Apa Itu Mindfulness?
Ia mengambil jeda untuk merenungkan berbagai masukan yang masuk sebelum menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui akun Instagram resminya, @maudyayunda, pada Minggu (20/9/2026).
Maudy mengakui bahwa materi yang diangkatnya kurang mempertimbangkan konteks realitas kehidupan publik luas, sehingga memicu rasa kecewa hingga amarah.
“Beberapa waktu terakhir, aku mengambil waktu untuk mendengar, merefleksikan kembali apa yang aku sampaikan, dan memahami berbagai respons yang muncul setelahnya. Aku menyadari bahwa apa yang aku sampaikan telah menyebabkan kekecewaan dan kemarahan. Aku minta maaf,” tulis Maudy dalam unggahannya.
Lulusan Universitas Stanford ini menyampaikan bahwa terdapat keterbatasan sudut pandang saat merancang konten tersebut. Hal inilah yang membuat pesan yang niatnya mengedukasi justru terasa berjarak dari realitas masyarakat.
“Ada perspektif dan konteks yang belum cukup aku pertimbangkan, sehingga apa yang aku sampaikan terasa jauh dari realita dan pengalaman yang sedang dihadapi banyak orang,” lanjutnya.
Lebih jauh, istri dari Jesse Choi ini merefleksikan posisinya sebagai seorang public figure. Ia menyadari betul bahwa popularitas, platform media sosial, hingga privilese yang melekat pada dirinya menuntut kepekaan dan tanggung jawab moral yang besar.
“Aku menyadari bahwa aku masih perlu banyak belajar. Aku perlu lebih banyak mendengar, lebih peka, lebih berempati, dan lebih terbuka terhadap perspektif yang berbeda dari pengalamanku sendiri,” ucapnya.
“Aku juga sadar bahwa suara, akses, platform, dan berbagai bentuk privilese yang aku miliki membawa tanggung jawab. Dan ada saat-saat ketika aku bisa lebih hadir atau bersuara. Aku akan terus belajar dan berusaha lebih bijak dalam menggunakan ruang dan kapasitas yang aku punya,” sambung Maudy.
Baca Juga: Mama Muren Ngaku Enggak Pernah Ngasih Target Harus Rangking 1 ke Maudy Ayunda Pas Sekolah
Menutup pernyataannya, bintang film Habibie & Ainun 3 tersebut kembali menyampaikan penyesalannya sekaligus mengucapkan terima kasih atas segala kritik membangun yang dialamatkan kepadanya.
Meski sadar permintaan maafnya tak langsung menghapus luka dan kekecewaan publik, ia berjanji akan menjadikannya pelajaran berharga untuk masa depan.
“Sekali lagi, aku minta maaf. Terima kasih untuk semua masukan dan perspektifnya. Aku tahu satu permintaan maaf tidak serta-merta menghapus kekecewaan yang sudah muncul. Tapi, aku akan berusaha lebih baik ke depannya,” tutup Maudy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 4FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 5Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia







