AS Batasi Visa Delegasinya, Iran Tolak Hadir ke Undian Piala Dunia 2026 di Washington DC Pekan Depan

AKURAT.CO, Delegasi Iran mengancam akan memboikot undian Piala Dunia 2026 yang bakal digelar di Washington DC, Amerika Serikat, Jumat (5/12).
Ancaman ini disampaikan Iran karena AS membatasi visa kepada delegasi mereka yang direncanakan hadir dalam acara undian Piala Dunia 2026.
"Delegasi Iran tidak akan hadir dalam undian Piala Dunia sehubungan status terakhir pengeluaran visa untuk delegasi Iran menghadiri acara undian," kata juru bicara Federasi Sepakbola Iran, Amir Mehdi Alavi, sebagaimana dipetik dari The Guardian.
Baca Juga: AS Percepat Proses Visa bagi Penonton Piala Dunia 2026, Tambah 400 Petugas Konsuler
Mehdi menyebut bahwa Pemerintah AS hanya memberikan empat visa kepada delegasi Iran untuk undian.
Di antaranya yang mendapat visa adalah Pelatih Kepala Timnas Iran, Amir Ghalenoei. Namun, AS tak memberikan visa kepada Presiden Federasi Sepakbola Iran, Mehdi Taj.
"Mempertimbangkan keputusan yang diambil tidak sangat olahraga dan cara yang berbelok dari proses olahraga, diputuskan delegasi Iran tidak akan menghadiri seremoni undian," kata Mehdi Alavi.
Baca Juga: Sanksi Dikurangi Jadi Satu Laga, Cristiano Ronaldo Bisa Main di Laga Pembuka Piala Dunia 2026
Isu visa ini merupakan imbas hubungan diplomatik antara Iran dan AS yang kurang harmonis sejak lama. Pembatasan visa terhadap warga Iran telah dilakukan AS sejak lama dengan alasan keamanan dan politik.
Adapun Federasi Sepakbola Iran sudah menghubungi FIFA dan presidennya, Gianni Infantino, mengenai polemik ini. FIFA merespons dengan mengambil tindak lanjut.
"FIFA mengatakan bahwa mereka akan menindaklanjuti masalah ini dengan sangat serius," kata Alavi.
Iran adalah salah satu wakil Asia yang paling sering lolos ke Piala Dunia. Tahun depan akan menjadi partisipasi ketujuh sejak debut pada 1978.
Mereka juga tak pernah absen sejak Piala Dunia 2014 dan Piala Dunia 2026 mereka dapatkan dengan kelolosan otomatis setelah bermain imbang 2-2 versus Uzbekistan di Teheran, Iran, Maret silam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






