FORNAS VIII Jadi Etalase Budaya NTB, Magnet Sport Tourism Indonesia
Leo Farhan | 30 Juli 2025, 14:05 WIB

AKURAT.CO Tak hanya menjadi ajang olahraga masyarakat terbesar di Indonesia, Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII Tahun 2025 yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjelma menjadi panggung promosi kekayaan budaya dan alam lokal.
Dengan mengusung konsep sport tourism, event dua tahunan ini mengangkat NTB sebagai destinasi baru wisata berbasis olahraga rekreasi.
Baca Juga: FORNAS VIII Dongkrak Ekonomi NTB hingga Rp800 Miliar, Hadirkan Ribuan Lapangan Kerja Baru
Diselenggarakan sejak 26 Juli hingga 1 Agustus 2025, FORNAS VIII tersebar di 36 venue di tujuh kabupaten/kota dan melibatkan lebih dari 20.000 pegiat olahraga rekreasi dari 74 Induk Organisasi Olahraga (INORGA) di 38 provinsi.
Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI), Adil Hakim, menyebut selain catatan jumlah peserta, yang paling terasa adalah bagaimana NTB memanfaatkan momentum ini untuk menampilkan kekuatan budaya, keindahan alam, dan semangat kebersamaan masyarakat.
"FORNAS bukan sekadar kompetisi, tapi selebrasi gaya hidup sehat yang membumi. Dan NTB mengeksekusinya sebagai panggung budaya dan alam terbuka. Ini adalah promosi daerah dalam bentuk paling otentik," kata Adil Hakim, Selasa (29/7/2025).
Venue-venue ikonik seperti Sirkuit Mandalika, kawasan Sembalun, hingga kaki Gunung Rinjani menjadi tempat pelaksanaan lomba yang menyatu dengan lanskap alam dan kehidupan masyarakat lokal.
Suasana khas pedesaan, iringan musik tradisional, kuliner lokal, hingga suguhan kesenian rakyat menjadi bagian tak terpisahkan dari pengalaman para peserta.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan bahwa penyelenggaraan FORNAS ini bukan hanya untuk prestasi teknis, tapi juga untuk memperkenalkan identitas dan karakter daerah.
"FORNAS ini adalah titik awal agar dunia mengenal NTB bukan hanya karena MotoGP Mandalika, tapi juga karena masyarakatnya yang ramah, budayanya yang kaya, dan alamnya yang luar biasa," kata Iqbal.
Pemerintah pusat pun memberi apresiasi tinggi.
Menko Pembangunan Wilayah dan Infrastruktur, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang hadir saat pembukaan menyebut NTB sebagai rising star wisata event.
"FORNAS ini bukan hanya event olahraga, tapi juga etalase budaya, ekonomi kreatif, dan promosi desa wisata. NTB berhasil memadukan semuanya dengan harmonis," ucap AHY.
Sementara itu, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, Taufiq Hidayat, menekankan bahwa sport tourism dan rekreasi aktif adalah masa depan pembangunan berkelanjutan.
"NTB menjadi contoh bagaimana olahraga masyarakat bisa berdampak luas ke ekonomi dan pariwisata," ujarnya.
FORNAS VIII juga mendorong pergerakan ekonomi di level akar rumput. Kehadiran ribuan peserta dari seluruh Indonesia mendorong konsumsi di sektor transportasi, akomodasi, kuliner, dan UMKM. Estimasi awal menunjukkan dampak ekonomi langsung dan tidak langsung mencapai Rp100–130 miliar.
Produk lokal seperti tenun NTB, kopi, madu Sumbawa, hingga kuliner khas Lombok dipasarkan melalui bazar di hampir semua venue, yang melibatkan koperasi, pelaku usaha kecil, dan komunitas lokal.
"Kami ingin semua sektor merasakan manfaat dari FORNAS. Ini bukan hanya event olahraga, tapi juga ekonomi gotong royong," tambah Iqbal.
Dengan tema 'Kalah Menang, Semua Senang," FORNAS VIII menegaskan bahwa olahraga masyarakat adalah ruang inklusif. Tak ada batas usia, latar belakang ekonomi, atau keharusan prestasi, semua bisa ambil bagian sebagai pegiat.
Kesuksesan penyelenggaraan ini menjadi pembuktian bahwa NTB siap menjadi tuan rumah ajang internasional lainnya.
Setelah sukses menggelar MotoGP dan kini FORNAS, NTB memperkuat posisinya sebagai destinasi sport tourism yang lengkap dengan keindahan alam, budaya, dan keramahan masyarakatnya.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat, daerah, KORMI, komunitas, dan media, NTB menunjukkan bahwa promosi daerah terbaik adalah yang lahir dari kolaborasi dan akar budaya sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Saran Meningkatkan Kualitas dan Pemanfaatan Buku Teks dalam Pembelajaran
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian







