Berapa Hari Istirahat yang Dibutuhkan Setelah Latihan Lari? Ini Cara Menentukannya

AKURAT.CO Rasa pegal setelah berlari sering membuat seseorang bingung menentukan kapan harus kembali latihan. Ada yang memilih langsung berlari lagi karena takut kehilangan progres, sementara yang lain justru berhenti terlalu lama.
Padahal, berapa hari istirahat yang dibutuhkan setelah latihan lari tidak selalu sama untuk setiap orang. Waktu pemulihan bergantung pada jarak, intensitas latihan, tingkat kebugaran, dan kondisi tubuh setelah berlari.
Memahami kebutuhan istirahat penting agar latihan tetap konsisten tanpa mengabaikan proses pemulihan.
Baca Juga: Latihan Core untuk Membantu Performa Lari, Mengapa Otot Inti Penting?
Mengapa Tubuh Membutuhkan Istirahat Setelah Lari?
Berlari memberikan beban pada otot, persendian, dan sistem tubuh lainnya. Setelah latihan, tubuh membutuhkan waktu untuk melakukan proses pemulihan dan beradaptasi terhadap beban tersebut.
Jika latihan berat dilakukan terus-menerus tanpa pemulihan yang cukup, tubuh dapat mengalami kelelahan dan performa latihan berikutnya justru menurun.
Karena itu, istirahat bukan berarti berhenti berkembang. Pemulihan merupakan bagian dari proses latihan.
Berapa Hari Istirahat Setelah Lari?
Tidak ada jumlah hari istirahat yang berlaku untuk semua pelari.
Setelah lari ringan, seseorang yang sudah terbiasa berolahraga mungkin dapat kembali melakukan aktivitas ringan pada hari berikutnya. Sementara itu, setelah latihan yang lebih berat seperti lari jarak jauh atau interval berintensitas tinggi, tubuh mungkin membutuhkan waktu pemulihan yang lebih panjang.
Pelari pemula juga biasanya membutuhkan waktu adaptasi lebih banyak dibandingkan orang yang sudah terbiasa berlari.
Bedakan Lari Ringan dan Lari Intensif
Salah satu cara menentukan waktu istirahat adalah melihat jenis latihan yang dilakukan.
Lari ringan dengan intensitas rendah umumnya memberikan beban lebih kecil sehingga pemulihannya relatif lebih mudah. Sebaliknya, sprint, interval, atau lari jarak jauh memberikan tekanan yang lebih besar sehingga membutuhkan perhatian lebih terhadap pemulihan.
Karena itu, jadwal latihan sebaiknya tidak hanya berisi sesi berat. Hari dengan latihan ringan atau istirahat dapat disisipkan untuk memberikan kesempatan tubuh pulih.
Baca Juga: Cara Meningkatkan Jarak Lari Secara Bertahap
Apa yang Bisa Dilakukan Saat Hari Istirahat?
Istirahat tidak selalu berarti harus berdiam diri sepanjang hari. Jika tubuh terasa cukup baik, aktivitas ringan seperti berjalan santai atau melakukan mobilitas dapat menjadi pilihan.
Selain itu, tidur yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, dan mengonsumsi makanan bergizi juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan.
Tanda Tubuh Belum Siap untuk Lari Lagi
Jangan hanya berpatokan pada jumlah hari. Perhatikan kondisi tubuh sebelum kembali melakukan latihan berat.
Jika rasa nyeri masih kuat, tubuh terasa sangat lelah, performa menurun drastis, atau terdapat keluhan yang tidak biasa, sebaiknya jangan memaksakan diri untuk kembali berlari dengan intensitas tinggi.
Berapa hari istirahat yang dibutuhkan setelah latihan lari bergantung pada intensitas latihan dan kondisi masing-masing pelari. Lari ringan biasanya membutuhkan pemulihan yang lebih singkat, sedangkan latihan berat memerlukan waktu lebih panjang.
Daripada menentukan jadwal hanya berdasarkan angka hari, perhatikan juga respons tubuh. Latihan yang konsisten dengan pemulihan yang cukup akan lebih bermanfaat dibandingkan memaksakan diri berlari ketika tubuh belum siap.
Fherenilla Anandianus (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






