Pecah Telur di Amerika, Toprak Razgatlioglu Tetap Waspadai 'Neraka' Jerez

AKURAT.CO, Pembalap MotoGP debutan Yamaha, Toprak Razgatlioglu, enggan jemawa meski baru saja mencetak poin perdananya di kelas utama pada Grand Prix (GP) Amerika Serikat, akhir pekan kemarin.
Menatap seri keempat MotoGP 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, juara dunia WorldSBK tersebut justru memprediksi tantangan yang bakalan jauh lebih sulit.
Toprak berhasil finis di posisi 15 di Circuit of The Americas (COTA), Austin, Amerika Serikat. Hasil ini membuatnya menjadi pembalap Yamaha terbaik sekaligus mempecundangi pembalap pabrikan Yamaha yang mulai meredup, Fabio Quartararo.
Namun, fakta bahwa empat motor Yamaha menghuni barisan belakang menjadi alarm keras bagi pembalap asal Turki tersebut.
Berbeda dengan seri Buriram, Goiania, atau COTA, Jerez adalah lintasan yang sangat akrab bagi Toprak. Ia baru saja mengunci gelar juara dunia WorldSBK 2025 di sana tahun lalu.
Meski demikian, hasil tes privat bersama Yamaha M1 di sirkuit yang sama pada pertengahan Maret lalu justru meninggalkan catatan merah. Toprak mengakui tantangan terbesar adalah membuang kebiasaan lamanya.
"Kita akan lihat di Jerez, karena Jerez sangat sulit. Saya sudah melakukan tes dengan motor GP, tapi gaya balapnya benar-benar berbeda (dibanding Superbike)," kata Razgatlioglu dilansir Crash.
"Anda perlu menjaga kecepatan lebih tinggi di dalam tikungan. Saya berharap bisa beradaptasi cepat karena saat tes kemarin, saya masih berkendara dengan gaya Superbike."
Meskipun berhasil mengemas satu poin, Toprak tidak bisa menutupi rasa kecewanya melihat jarak yang sangat lebar antara Yamaha dengan barisan depan. Seluruh pembalap Yamaha tercatat finis lebih dari 25 detik di belakang sang pemenang, Marco Bezzecchi (Aprilia).
"Saya finis di depan (Quartararo), tapi tetap saja kami finis bersama-sama (di belakang). Ini tidak menyenangkan karena Yamaha berada di posisi paling buncit," jelas Razgatlioglu.
"Oke, saya adalah pembalap Yamaha pertama, tapi kami kalah 25 detik. Itulah mengapa saya tidak bahagia. Satu poin itu bagus, tapi tidak cukup bagi Yamaha."
Sirkuit Jerez yang hanya memiliki lintasan lurus sepanjang 600 meter, setengah dari panjang lintasan lurus COTA yang mencapai 1,2 kilometer, diharapkan bisa sedikit menutupi kelemahan mesin M1 yang kurang bertenaga.
Tim teknis Yamaha sendiri terus berupaya keras melakukan pengembangan, namun Toprak bersikap realistis mengenai waktu yang dibutuhkan untuk kembali kompetitif.
"Mungkin di pertengahan tahun, akhir tahun, atau bahkan tahun depan. Kita lihat saja," pungkasnya.
Rangkaian GP Spanyol akan dimulai pada Jumat pekan depan, yang akan langsung diikuti oleh sesi tes resmi pertama musim 2026 pada hari Senin berikutnya. Seri ini akan menjadi pembuktian apakah Toprak mampu menaklukkan teknikalnya Jerez dengan prototipe MotoGP.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 6Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 7Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai






