Charles Leclerc Bongkar Strategi 'Ganggu' Mercedes di GP Jepang 2026

AKURAT.CO Charles Leclerc angkat bicara mengenai peta persaingan antara Scuderia Ferrari melawan dominasi Mercedes jelang Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu (29/3/2026), akhir pekan ini.
Pembalap asal Monako tersebut menegaskan bahwa timnya sedang bekerja keras demi bisa membawa upgrade yang mampu memutus rantai kemenangan tim berjuluk Silver Arrows tersebut.
Meskipun Ferrari mengawali musim 2026 dengan hasil positif dengan meraih podium lewat Leclerc dan Lewis Hamilton di Australia serta Tiongkok, tim berlogo Kuda Jingkrak itu masih menyimpan ambisi besar untuk memangkas jarak, terutama dalam performa satu putaran di sesi kualifikasi.
Baca Juga: F1 GP Jepang: Finis Posisi 4, Charles Leclerc Sebut Balapan Membosankan
Menanggapi pandangan publik yang menilai Ferrari sudah sangat dekat dengan Mercedes, Leclerc justru memberikan realita yang berbeda. Menurutnya, Mercedes masih memiliki keunggulan yang cukup signifikan.
"Saya rasa jaraknya tidak sedekat yang dipikirkan orang-orang. Kami memang melihat banyak pertarungan antar mobil di beberapa balapan awal, tapi begitu Anda tidak tampil suboptimal dengan mobil (regulasi baru) ini, Anda akan kehilangan banyak waktu putaran," kata Leclerc dikutip laman resmi F1.
"Peluang kami hanyalah mengganggu mereka di beberapa lap pertama. Begitu mereka mendapatkan clean air (lintasan bersih), mereka menunjukkan kecepatan asli mereka. Ada jarak sekitar 0,4 hingga 0,5 detik yang kami lihat di dua balapan awal. Itu keuntungan yang signifikan."
Sejauh ini, Ferrari terbukti mampu merepotkan George Russell dan Kimi Antonelli dalam duel wheel-to-wheel. Namun, Leclerc menegaskan bahwa target Ferrari bukan sekadar menjadi langganan podium.
"Kami tidak di sini hanya untuk meraih podium. Kami ingin memenangkan balapan. Saat ini terasa sangat sulit karena Mercedes berada di level yang sangat tinggi. Orang-orang di pabrik sedang bekerja ekstrem keras untuk membawa upgrade sesegera mungkin," tegas Leclerc.
Kendati demikian, dia sadar bahwa tim rival tidak akan tinggal diam dan persaingan akan tetap berat untuk meraih kemenangan.
Menatap balapan di Jepang, Leclerc mencoba realistis.
Karakteristik Suzuka yang memiliki trek lurus panjang diprediksi akan menguntungkan mesin Mercedes, namun sektor teknis di awal putaran diharapkan menjadi celah bagi Ferrari.
"Setelah latihan bebas pertama (FP1), kita akan punya gambaran di mana posisi kita dibanding Mercedes. Suzuka punya trek lurus panjang di mana Mercedes akan sangat kuat, tapi juga sangat berliku di dua sektor awal. Semoga kami punya keunggulan di sana agar bisa lebih cepat secara keseluruhan dalam satu lap," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 5Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 8Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 9BGN Hentikan Permanen Operasional Empat Dapur MBG
- 10KPK Buka Peluang Penyidikan Baru Usut Dugaan Aliran Uang ke Pimpinan dan Anggota Komisi VIII DPR







