Asian Beach Games: Peringkat 11 di Sanya, Indonesia Evaluasi Menuju Asian Games

AKURAT.CO, Gelaran multi-event olahraga pantai, Asian Beach Games (ABG) Sanya 2026, resmi berakhir pada Kamis (30/4/2026).
Kontingen Indonesia menutup partisipasinya dengan raihan satu medali emas dan dua medali perak yang menempatkan Merah Putih di peringkat kesebelas klasemen akhir perolehan medali.
Tuan rumah Tiongkok mengukuhkan diri sebagai juara umum dengan koleksi 24 emas, 17 perak, dan 13 perunggu.
Disusul Thailand di posisi kedua (sepuluh emas) dan Iran di urutan ketiga (sembilan emas).
Meski berada di luar sepuluh besar, capaian Indonesia dinilai sebagai modal krusial dalam peta jalan pembinaan atlet jangka panjang.
Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Krisna Bayu, memberikan apresiasi tinggi atas militansi 22 atlet dari tiga cabang olahraga (basket 3x3, voli pantai, dan panjat tebing) yang telah berjuang di Sanya.
Menurutnya, keberhasilan sesungguhnya terletak pada progres mental dan teknis para atlet.
"Kami melihat hasil ini sebagai batu pijakan. Dalam waktu dekat, kita akan menghadapi ajang yang jauh lebih besar, yaitu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada September mendatang. Evaluasi dan persiapan akan terus dimatangkan," tegas Krisna Bayu.
Mantan Olympian Judo ini menekankan bahwa partisipasi di Sanya merupakan bagian dari strategi Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) dalam membangun kekuatan olahraga nasional secara berkelanjutan melalui kombinasi atlet senior dan talenta muda.
Menutup laporan keikutsertaan Indonesia, Krisna Bayu mengingatkan bahwa raihan medali hanyalah salah satu indikator keberhasilan.
Fokus utama saat ini adalah menjaga konsistensi sistem pembinaan untuk menghadapi tantangan yang lebih berat di level Asia.
"Medali adalah hasil, tetapi proses dan kesiapan menuju panggung yang lebih besar seperti Asian Games harus menjadi fokus utama kita bersama," katanya.
"Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga konsistensi pembinaan dan memperkuat sistem."
Sementara pada upacara penutupan (closing ceremony), atlet panjat tebing Amanda Narda Mutia didapuk sebagai pembawa bendera Indonesia.
Amanda, yang berhasil menembus babak 16 besar nomor individual dan perempat final nomor relay, mengaku bangga atas kepercayaan tersebut.
"Saya senang dan bangga bisa mengibarkan Merah Putih di closing ceremony. Pengalaman bertanding di sini sangat berharga, apalagi saya berkompetisi dalam kondisi cedera," kata atlet yang akrab disapa Manda tersebut.
"Ke depan, saya fokus pemulihan agar bisa tampil lebih maksimal lagi."
Dengan berakhirnya ABG Sanya 2026, seluruh elemen kontingen akan segera melakukan audit performa guna menyusun langkah strategis menuju Asian Games ke-20 di Jepang, September mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







