Menanti Titah WBC! Christian Mbilli Siap Duel Lawan Canelo Alvarez atau Rematch Kontra Lester Martinez

AKURAT.CO, Teka-teki lawan selanjutnya bagi raja baru kelas menengah super WBC asal Prancis, Christian Mbilli, masih menjadi bola panas.
Di tengah ambisi besar Saul Canelo Alvarez untuk merebut kembali takhtanya, pihak Christian Mbilli masih menunggu keputusan krusial dari dewan WBC untuk menentukan langkah mereka berikutnya.
Canelo Alvarez sebelumnya harus merelakan status juara dunia tak terbantahkan (undisputed) miliknya usai dikalahkan Terence Crawford pada September lalu.
Pasca hadirnya keputusan pensiun Terence Crawford, sabuk juara menjadi terpecah di mana Christian Mbilli yang berstatus juara interim naik pangkat menjadi juara dunia penuh WBC.
Sejak naik takhta, petinju tak terkalahkan berusia tiga puluh tahun itu belum kembali naik ring.
Laga terakhirnya adalah hasil imbang dramatis melawan jagoan Guatemala, Lester Martinez, dalam partai tambahan duel Canelo-Crawford tahun lalu.
Di sisi lain, Martinez baru saja memperkuat posisinya sebagai penantang utama usai menumbangkan Immanuwel Aleem untuk merebut sabuk interim WBC yang ditinggalkan Mbilli.
Situasi ini menempatkan Mbilli dalam posisi dilematis, menjalani duel wajib (mandatory) melawan Martinez atau meladeni tantangan Canelo Alvarez pada September mendatang.
Pelatih Christian Mbilli, Marc Ramsay, mengungkapkan bahwa timnya tidak akan pilih-pilih lawan.
Dalam wawancara eksklusif bersama Boxing News, Ramsay menegaskan kesiapan anak asuhnya untuk mengikuti instruksi dari WBC, baik itu duel ulang melawan Martinez maupun laga besar kontra Canelo.
Ramsay juga menegaskan bahwa timnya tidak memiliki niat untuk menghindari siapa pun di divisi ini.
"Saat ini, dia (Mbilli) sedang berlibur bersama keluarganya, tetapi dia akan segera kembali dan berlatih lagi. Kami sedang menunggu WBC untuk melihat persis apa yang mereka inginkan, apakah kami harus menghadapi juara interim atau tidak, atau jika ada proposal untuk melawan Canelo," kata Ramsay dikutip Boxing News.
"Sangat mungkin (WBC memerintahkan melawan Lester Martinez) atau mungkin penantang lain, atau kami mendapat tawaran dari luar seperti Canelo. Jika mereka menyuruh kami melawan Martinez, kami akan patuh. Kami tidak mencoba melarikan diri dari siapa pun."
Jika WBC memutuskan untuk tidak memerintahkan rematch wajib melawan Martinez dalam waktu dekat, maka jalan bagi duel super antara Mbilli dan Canelo pada September 2026 akan terbuka lebar.
Namun, skenario ini juga menyimpan risiko teknis bagi kedua petarung. Mengingat Canelo dan Mbilli sama-sama belum naik ring sejak September tahun lalu, keduanya berpotensi memasuki arena dengan kondisi "berkarat" akibat masa inaktivitas selama satu tahun penuh.
Kini, keputusan ada di tangan WBC. Apakah organisasi pimpinan Mauricio Sulaiman ini akan memprioritaskan aturan wajib bagi Lester Martinez, atau memberikan jalan bagi Canelo Alvarez untuk kembali memburu takhta yang pernah dikuasainya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas
- 10KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN








