Gebrakan One Pride MMA 2026, Hadirkan Hystrike dan Seleksi Ketat 50 Petarung Terbaik

AKURAT.CO - Promotor Mixed Martial Arts (MMA) terbesar di tanah air, One Pride MMA, siap menggebrak kalender olahraga tahun 2026.
Tak hanya menyiapkan empat Fight Night spektakuler, One Pride juga resmi memperkenalkan Hystrike, arena khusus bagi para striker murni yang haus akan pertarungan berdiri.
Chief Combat Officer One Pride MMA, Suwardi, menegaskan musim 2026 akan menjadi fase pematangan kualitas.
Menurutnya, fokus utama tahun ini adalah menciptakan ekosistem MMA yang sehat dengan mengedepankan kualitas petarung di atas kuantitas.
"Fokus kami bukan hanya menghadirkan pertarungan menarik, melainkan memastikan setiap fighter yang tampil benar-benar layak berada di level kejuaraan One Pride MMA," ujar Suwardi di Jakarta, Jumat (13/2).
Sebagai langkah penajaman kompetisi, One Pride MMA mengambil keputusan berani dengan menonaktifkan empat kelas, yakni welterweight, woman class, atomweight, dan strawweight.
Promotor kini memprioritaskan empat divisi utama, di antaranya flyweight, bantamweight, featherweight, dan lightweight.
Dari total 450 petarung yang terdata, hanya 50 fighter terpilih yang masuk dalam roster inti 2026.
Mereka disaring melalui proses seleksi ketat berdasarkan performa, rekam jejak kemenangan, serta usia produktif.
Gebrakan Hystrike dan Road to UFC
Gebrakan yang paling dinanti adalah kehadiran kelas Hystrike. Aturan ini menggabungkan teknik terbaik dari boxing, kickboxing, muay thai, hingga karate dengan tempo tinggi.
Tanpa adanya ground fight atau submission, pemenang ditentukan oleh akurasi serta ketangguhan di atas kaki.
Baca Juga: One Pride MMA 81: Billy Pasulatan vs Aditya Ginting, Perebutan Sabuk Interim Flyweight
"Hystrike adalah hibrida striking. Kami menjawab permintaan para pencinta combat sport dengan menciptakan evolusi MMA striking," jelas Suwardi.
Rangkaian kompetisi tahun ini akan dibuka dengan OP89 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu, 11 April 2026, di HW Superhouse Satrio, Jakarta.
Laga utama (Main Event) menyuguhkan Title Fight kelas Lightweight antara Windri Pattilima (11-2-0) melawan Ronald Mastrana Siahaan (8-2-0).
Selain perebutan sabuk, OP89 menampilkan debut Hystrike yang mempertemukan duel ikonik 'Pinter Berantem' vs 'Preman Pensiun'.
Pertandingan ini diprediksi menjadi magnet utama bagi penonton dan dapat disaksikan secara eksklusif melalui sistem pay-per-view di platform Vidio.
One Pride MMA terus mempertegas posisinya sebagai feeder resmi UFC di Indonesia.
Pada April 2026, dua petarung, Deny Dafa dan Deniy Arif, dijadwalkan berangkat untuk menerima beasiswa di UFC Performance Institute (UFC PI).
Sementara itu, untuk program Road to UFC 2026, nama Aditya Ginting (flyweight) dan Ronald Mastrana Siahaan (featherweight) menjadi kandidat utama yang diproyeksikan naik kelas ke level internasional.
"Target kami jelas, setiap tahun harus ada petarung Indonesia yang siap naik ke level dunia. Kami ingin memastikan ini berkelanjutan," pungkas Suwardi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Trump Akui AS Kembali Serang Iran, Sistem Pertahanan Udara Dihancurkan dalam Hitungan Menit
- 2Moto3 Qatar, Hiroshi Aoyama Terima Penalti Veda Ega Pratama, Tegaskan 'Feeling' Pembalap Bagus
- 3Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 4Arab Saudi Ikuti Jejak Timnas Indonesia, Batalkan Laga Melawan Yordania
- 5Kalender Jawa 6 November 2026: Weton Jumat Pahing, Wataknya Dikenal Gigih dan Ambisius
- 6KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 7Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar






