Kejuaraan Dunia Senam Artistik: Dua Wakil Putri Indonesia Belum Mampu Tembus Final All-Around
Leo Farhan | 21 Oktober 2025, 18:55 WIB

AKURAT.CO, Dua pesenam putri Indonesia, Salsabilla Hadi Pamungkas dan Alarice Mallica Prakoso, masih belum berhasil menembus babak final all-around pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta, Selasa (21/10).
Salsabilla menjadi pesenam putri Indonesia terbaik di papan klasemen Kejuaraan Dunia Senam Artistik 2025 dengan menempati peringkat ke-49 lewat raihan total 44.432 poin.
Diikuti Alarice yang tepat bertengger satu posisi di bawahnya di peringkat ke-50 dengan raihan 44.266 poin.
"Ini pertama kali saya tampil di kejuaraan dunia, kesempatan yang sangat luar biasa. Apalagi tampil sebagai (wakil) tuan rumah, rasanya sangat berbeda," kata Salsabilla selepas laga di Indonesia Arena, Jakarta, Selasa (21/10).
"Saya merasa sangat terhormat mendapat kesempatan untuk bisa tampil di sini. Menampilkan yang terbaik yang saya bisa di depan keluarga dan teman-teman saya. Sangat senang," kata Alarice menambahkan.
Tampil pertama kali di ajang dunia, Salsabilla tidak menampik ada rasa nervous yang harus diatasinya. Namun, dengan menyaksikan atlet-atlet elite bertanding, ia semakin termotivasi untuk bisa lebih baik lagi ke depannya.
"Rasanya campur aduk, ada nervous juga. Tapi perform hari ini ngerasa sudah maksimal walau masih ada yang perlu diperbaiki lagi," kata Salsabilla.
"Ini pertamakalinya turun di kejuaraan dunia, ngelihat mereka (atlet-atlet elite dunia) jadi nambah motivasi saya buat meng-upgrade gerakan."
Salsabilla bertengger di peringkat ke-49 klasemen dengan rincian 12.933 poin dari nomor vault, 9.800 dari nomor uneven bar, 10 266 dari nomor beam, dan 11.433 dari nomor floor.
Indonesia sejatinya berencana menurunkan tiga atlet putri. Namun Larasati Rengganis batal ambil bagian lantaran tidak dalam kondisi terbaik.
Sementara itu, Pelatih Tim Senam Artistik Putri Indonesia, Eva Butar-Butar, menyebut bahwa debut pertama bagi Salsabilla dan Alarice di kejuaraan dunia ini bisa menjadi modal berharga bagi mereka untuk kedepannya.
"Ini penampilan debut mereka di kejuaraan dunia, dan sudah sangat baik karena mereka mampu mengatasi rasa gugupnya," kata Eva.
"Mereka mampu tampil maksimal dengan rasa groginya, dan bersaing dengan pesenam-pesenam elite dunia. Ini bekal mereka menghadapi event level dunia."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Tiga Laga Menanti di Grup A
- 9Prabowo Pantau Penanganan Karhutla, Sebanyak 209,78 Hektare Masih Proses Pemadaman
- 10Komisi III DPR Berkomitmen All Out Jadikan RUU Perampasan Aset Super Prioritas







