Usung Konsep Baru, IBL All-Star 2025 Bakal Adu Pemain Asing vs Lokal
Leo Farhan | 22 April 2025, 18:44 WIB

AKURAT.CO, Indonesian Basketball League (IBL) kembali menggelar ajang tahunan bergengsi, IBL All-Star 2025. Tahun ini disajikan dengan konsep yang benar-benar berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah, mengatakan tahun ini IBL All-Star hadir dengan semangat inovasi dan eksperimen untuk menghadirkan tontonan menghibur dan kompetitif. Yakni bakal mempertemukan tim yang diisi oleh pemain asing versus pemain lokal.
"All-Star kali ini, IBL hadir dengan inovasi baru. Kami membuat konsep dengan mempertandingkan tim Indonesia Stars melawan Foreign Stars," kata Junas Miradiarsyah dalam sesi konferensi pers di Restoran Danau Sentani, Senayan, Jakarta, Selasa (22/4).
"Jadi semua yang terbaik, pemain-pemain dari Indonesia, ada pemain naturalisasi, kemudian heritage (naturalisasi), melawan pemain asing yang dijadikan satu tim."
Untuk pemilihan pemain, Junas Miradiarsyah menyebut bahwa metode yang digunakan masih sama seperti sebelumnya. Yaitu melalui voting fans dan mempertimbangkan performa statistik para pemain.
Meski banyak yang mempertanyakan potensi ketimpangan kualitas karena dominasi pemain asing dalam statistik liga, Junas menekankan bahwa esensi dari pertandingan ini adalah hiburan dan pembuktian kualitas pemain lokal.
"Kita ingin menunjukkan bahwa pemain lokal kita sudah saatnya bisa dilihat bersaing dengan pemain asing. Ini semacam misi liga. Kalau kita ingin jadi yang terbaik, kita enggak boleh takut bersaing," katanya.
Selain itu, Junas juga menyampaikan bahwa perubahan konsep ini dilandasi oleh semangat liga yang terus berkembang dan terus terbuka terhadap inovasi.
Baca Juga: Johannis Winar dan David Singleton Pimpin Tim Future dan Legacy untuk Laga IBL All Star 2024
"Spirit kita adalah memberikan ruang untuk terus berinovasi, supaya makin banyak orang yang tertarik, dan fans pun makin besar," jelas Junas.
"All-Star itu di seluruh dunia adalah showcase. Kita ingin membuat pertandingannya menyenangkan, menghibur, tapi juga tetap kompetitif.'
Selain pertandingan antara Indonesia Stars melawan Foreign Stars, ada juga pertandingan kedua yang akan mempertemukan Tim Merah melawan Tim Putih.
Kedua tim ini merupakan gabungan pemain Indonesia dari berbagai kategori, senior, junior, hingga rising star. Format ini diklaim akan memberikan panggung lebih luas bagi para pemain lokal untuk menunjukkan kualitasnya.
IBL All-Star 2025 diharapkan menjadi titik awal lahirnya tradisi baru yang lebih kompetitif dan inklusif, sekaligus menjadi cerminan dari perkembangan pesat basket Indonesia.
Junas optimistis bahwa konsep ini akan menjadi daya tarik besar dan mendapat sambutan positif dari publik pecinta basket tanah air.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 24 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 4Prediksi Skor Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan Menang
- 5Materi Matematika TKA SMA 2026, Cek Kisi-Kisi dan Contoh Soal Terbaru
- 6Kalender Jawa 27 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pahing Dikenal Cerdas dan Banyak Akal
- 7Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 8Biaya Marketplace Makin Tinggi, Brand Lokal Mulai Mengandalkan Website Sendiri
- 9Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Pungli Dokumen Imigrasi
- 10KPK Ingatkan Nusron Wahid untuk Kooperatif dan Berharap Dukungan Penuh Pemerintah







