Ogah Laga Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Jadi Eksperimen, Bob Arum Tolak Usulan Enam Juri

AKURAT.CO, Promotor terkemuka asal Amerika Serikat, Bob Arum, menolak usulan menggunakan enam juri di laga tinju kelas berat multigelar Tyson Fury vs Oleksandr Usyk. Arum sendiri adalah co-promotor yang menaungi Fury.
Penolakan Bob Arum merespons usulan Presiden WBC, Mauricio Sulaiman, yang meminta pertarungan Tyson Fury vs Oleksandr Usyk perlu dinilai oleh enam juri alih-alih tiga juri sebagaimana biasanya.
Dasar usulan Mauricio Sulaiman adalah untuk menghindari bias penilaian karena hanya bergantung pada tiga juri. Sebaliknya, Arum tak setuju karena aturan itu dipraktikkan untuk kali pertama di laga sebesar Tyson Fury vs Oleksandr Usyk.
Baca Juga: Presiden WBC Keukeuh Usulkan Pertarungan Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Gunakan Enam Juri
“Anda tidak bisa menerapkan sesuatu seperti itu untuk kali pertama di hadapan pertarungan besar dengan pertimbangan hal-hal yang dianggap penting dan kejelasan,” kata Bob Arum sebagaimana dipetik dari Boxing Scene.
Arum sejatinya tak membantah bahwa enam juri mungkin saja lebih baik dari tiga juri. Namun promotor kawakan berusia 92 tahun itu menyebut laga Fury vs Usyk tak layak dijadikan eksperimen.
“Mungkin enam juri lebih baik ketimbang tiga. Saya meragukannya, tetapi mungkin saja. Tak ada yang tahu karena belum pernah dilakukan. Tetapi setidaknya Anda bereksperimen dengan pertarungan yang tidak sebesar ini,” kata Bob Arum.
“Dengan segala hormat terhadap teman saya Mauricio–yang benar-benar orang baik, mencintai cabang olahraga tinju dan melakukan kerja baik di WBC–saya tidak akan melakukan itu di pertarungan ini.
Baca Juga: Kurangi Kontroversi, Presiden BWC Usul Pertarungan Tyson Fury vs Oleksandr Usyk Gunakan Lima Juri
“Saya tidak bilang bahwa Anda tidak mengeksperimenkan ini di pertarungan lain. Saya tidak yakin penjurian akan menjadi lebih baik karena Anda punya enam juri ketimbang tiga.”
Pertarungan Tyson Fury vs Oleksandr Usyk dijadwalkan berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, 18 Mei mendatang. Fury akan mempertaruhkan sabuk WBC miliknya sementara Usyk datang dengan gelar IBF, WBO, IBO, dan WBA.
Pertarungan ini sudah dinanti-nanti sejak tahun lalu namun baru mencapai kesepakatan pada tahun ini. Itupun sempat diundur dari jadwal semula pada 17 Februari karena Fury mengalami cedera luka pelipis dalam sesi latihan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 8Moto3 GP Malaysia: Hiroshi Aoyama Puji Kecerdikan Veda Ega Pratama Taklukkan Suhu Lintasan Sepang
- 9Prabowo Pimpin Ratas Kabinet, Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November








