Akurat Logo

Apa Itu #CuekinBuzzer yang Viral di Media Sosial? Ini Pengertian, Cara Kerja, dan Asal-usulnya

Putri Chandra | 6 November 2026, 16:48 WIB
Apa Itu #CuekinBuzzer yang Viral di Media Sosial? Ini Pengertian, Cara Kerja, dan Asal-usulnya
Ilustrasi, Cuekin buzzer - gemini

AKURAT.CO Tanda pagar #CuekinBuzzer menjadi salah satu gerakan yang ramai diperbincangkan di media sosial pada 6 November 2026.

Gerakan ini mengajak warganet untuk tidak memberikan interaksi terhadap konten buzzer yang dianggap provokatif atau menyesatkan.

Lantas, apa itu #CuekinBuzzer, bagaimana cara kerjanya, dan apa hubungannya dengan strategi komunikasi digital di Brasil?

Berikut penjelasan lengkapnya dari #CuekingBuzzer yang ramai diperbincangkan warganet.

Baca Juga: APPI: Sebanyak 24 Klub Tunggak Gaji 298 Pemain, Termasuk Persija dan PSM Makassar


Apa Itu #CuekinBuzzer yang Viral di Media Sosial?

#CuekinBuzzer merupakan gerakan di media sosial yang mengajak masyarakat untuk tidak memberikan perhatian maupun interaksi terhadap konten buzzer yang dianggap provokatif atau menyesatkan.

Gerakan ini ramai diperbincangkan pada 6 November 2026 setelah kreator konten Windah Basudara mengunggah pesan bertajuk #CuekinBuzzer melalui akun Instagramnya.

Secara sederhana, gerakan ini mengajak warganet untuk berhenti meladeni konten yang sengaja memancing emosi, perdebatan, atau konflik di media sosial.

Sebab, semakin banyak orang berkomentar, membagikan, maupun berinteraksi dengan sebuah unggahan, semakin besar pula peluang konten tersebut mendapatkan perhatian dari pengguna lain.

Baca Juga: 7 Tips Persiapan Tes CPNS 2027 agar Lebih Siap Menghadapi Seleksi


Cara Kerja Gerakan #CuekinBuzzer

Gerakan #CuekinBuzzer berkaitan dengan cara algoritma media sosial menyebarkan konten kepada pengguna.

Interaksi seperti memberikan tanda suka, menulis komentar, membagikan unggahan, hingga menonton video dalam waktu lama dapat menjadi sinyal bagi platform untuk merekomendasikan konten tersebut kepada lebih banyak orang.

Hal ini membuat konten yang sebenarnya ingin dikritik atau dibantah justru berpotensi semakin ramai apabila mendapatkan banyak interaksi.

Melalui #CuekinBuzzer, masyarakat diajak untuk tidak memberikan interaksi yang tidak perlu terhadap konten semacam itu.

Dengan begitu, warganet diharapkan tidak ikut membantu memperluas jangkauan informasi yang dianggap menyesatkan.


Hubungan #CuekinBuzzer dengan Brasil

Gerakan #CuekinBuzzer terinspirasi dari strategi komunikasi politik digital di Brasil yang dikenal dengan istilah Janonisme atau Janonismo Cultural.

Strategi tersebut berkaitan dengan pendekatan komunikasi politik yang diperkenalkan oleh André Janones, seorang politikus Brasil.

Ia dikenal memanfaatkan media sosial untuk membangun komunikasi dengan pendukung dan menyebarkan pesan politik secara terorganisasi.

Salah satu pendekatan yang menjadi perhatian dalam gerakan ini adalah bagaimana menghadapi konten lawan di media sosial tanpa memberikan interaksi yang justru memperbesar jangkauannya.

Pendekatan tersebut kemudian menjadi inspirasi bagi gerakan #CuekinBuzzer di Indonesia, yang mengajak masyarakat lebih selektif dalam memberikan perhatian terhadap konten digital.


FAQ

1. Apa itu #CuekinBuzzer?

#CuekinBuzzer adalah gerakan di media sosial yang mengajak masyarakat untuk tidak memberikan interaksi terhadap konten buzzer yang dianggap provokatif atau menyesatkan.

2. Mengapa gerakan #CuekinBuzzer menjadi viral?

Gerakan ini menjadi viral setelah kreator konten Windah Basudara mengunggah pesan bertajuk #CuekinBuzzer melalui akun Instagramnya pada 6 November 2026.

3. Bagaimana cara kerja gerakan #CuekinBuzzer?

Gerakan ini dilakukan dengan menghindari interaksi terhadap konten yang sengaja memancing emosi atau konflik, seperti memberikan komentar, tanda suka, membagikan unggahan, maupun mengunggah ulang konten tersebut.

4. Apa hubungan #CuekinBuzzer dengan Brasil?

Gerakan ini terinspirasi dari strategi komunikasi politik digital di Brasil yang dikenal sebagai Janonisme atau Janonismo Cultural, yaitu pendekatan komunikasi politik yang memanfaatkan media sosial secara terorganisasi.

5. Apakah semua akun yang mengkritik bisa disebut buzzer?

Tidak. Akun yang menyampaikan kritik atau memiliki pendapat berbeda tidak otomatis disebut buzzer. Kritik yang berdasarkan fakta dan disampaikan secara sehat tetap menjadi bagian penting dari demokrasi.


Kesimpulan

#CuekinBuzzer merupakan gerakan yang mengajak masyarakat lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan mengurangi interaksi terhadap konten yang dianggap provokatif atau menyesatkan.

Gerakan ini terinspirasi dari strategi komunikasi digital di Brasil dan menjadi perhatian warganet setelah diunggah Windah Basudara.

Melalui gerakan ini, masyarakat diharapkan lebih selektif dalam memberikan perhatian terhadap konten digital, memeriksa kebenaran informasi, serta menghindari perdebatan yang tidak produktif.

Meski demikian, kritik dan perbedaan pendapat yang sehat tetap perlu dihargai dalam kehidupan demokrasi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.