Tak Terima Anaknya Dihina, Viral Seorang Pengusaha Paksa Siswa Sujud dan Menggonggong di Surabaya!

AKURAT.CO Viral video yang menunjukkan seorang bapak yang diketahui sebagai pengusaha di Surabaya, terlihat marah-marah kepada siswa hingga memintanya untuk bersujud dan menggonggong seperti anjing.
Tentu saja video tersebut menjadi viral di media sosial, karena tindakan bapak tersebut dianggap tidak pantas telah memaksan siswa untuk bersujud di depannya, yang terjadi di SMA Gloria 2 Surabaya, Jawa Timur.
Kejadian bapak-bapak yang memaksa siswa untuk bersujud dan menggonggong itu viral setelah dibagikan oleh akun @Mdy_Asmara1701 di platform X.
Sosok bapak tersebut adalah seorang pengusaha, bernama Ivan Sugianto, ayah dari AL, seorang siswa di SMA Cita Hati Surabaya.
Baca Juga: Video Viral Lydia Onic 12 Menit Diburu Warganet, Ini Respons Al-Qur'an!
Menurut informasi yang beredar, Ivan Sugianto marah setelah mengetahui bahwa anaknya diejek oleh siswa SMA Gloria 2, korban yang dipaksa minta maaf dengan cara bersujud.
Karena hal itu, Ivan langsung datang ke sekolah tersebut dengan tujuan menegur siswa yang diduga mengejek anaknya.
Dikutip berbagai sumber, Selasa (12/11/2024), awal mula masalah terjadi saat pertandingan basket three on three di Ciputra World.
Seorang siswa SMA Cita Hati berinisial AL mengejek siswa SMA Gloria 2, berinisial EN, setelah tim AL kalah.
Baca Juga: Viral Yandex Browser Diburu Netizen, Islam Wanti-Wanti Jangan Nonton Video Dewasa!
Kedua siswa itu masih saling mengejek satu sama lain, meskipun pertandingan basket sudah berakhir.
Orang tua AL, Ivan Sugianto, mendengar tentang kejadian itu dan keesokan harinya, Senin (21/10/2024), ia mendatangi SMA Gloria 2 bersama sejumlah preman.
Di sana, Ivan langsung menuntut agar EN meminta maaf dengan bersujud dan menggonggong seperti anjing.
Dalam potongan video berdurasi satu menit yang viral, terlihat Ivan sedang marah-marah kepada siswa berinisial EN di depan umum.
“Minta maaf, sujud!” bentak Ivan.
Kemudian, murid lelaki dari SMA Gloria 2 itu berlutut.
“Mengonggong,” Ivan melanjutkan.
Mendengar perintah tersebut, pria berbaju biru yang merupakan ayah EN segera menyuruh anaknya untuk berdiri.
Namun, Ivan langsung menarik tangan ayah EN, membuat situasi semakin tegang. Beberapa warga sekitar mencoba untuk melerai kejadian tersebut.
Bahkan, beberapa warga di lokasi dan petugas keamanan sekolah berusaha melerai kejadian ini.
Ivan juga terlihat beradu mulut dengan satpam di tempat kejadian. Tindakan intimidatif tersebut langsung viral dan memicu beragam komentar dari warganet.
"Orang tua dah pada stres ya, berlebihan belain anaknya, gimana anaknya engga pada songong," ujar salah satu netizen.
"Pembullyan memang tidak dibenarkan. Namun tindakan sang pengusaha yakni bapak dari anak tidak dibenarkan juga. Layaknya manusia disamakan dengan hewan. Real Adab lebih tinggi diatas ilmu!" sahut netizen lain.
"Uang tidak membuat orang jahat, uang hanya memperjelas sifat," timpal yang lain.
Itulah kronologi lengkap kesalahpahaman yang terjadi, sehingga membuat warganet geram dengan sifat arogan orang tua siswa yang diketahui sebagai pengusaha di Surabaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 2Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 3UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 6KPK Tegaskan Tak Sita atau Terima Pengembalian Rp40 Juta dari PCNU Terkait Muktamar NU
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 9Auditor BPK Ungkap Enam Penyimpangan Yaqut Cholil Qoumas dalam Penetapan Kuota Haji Tambahan
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon








