Lebaran di PIK: Satu Kawasan, Ragam Hiburan dari Budaya hingga Atraksi Keluarga

AKURAT.CO Libur Lebaran tidak selalu identik dengan perjalanan jauh. Di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK), pengalaman liburan justru dirangkum dalam satu destinasi dengan beragam aktivitas yang menghadirkan nuansa berbeda dalam satu waktu.
Melalui program PIKcation yang berlangsung pada 14–29 Maret 2026, berbagai rangkaian acara digelar di sejumlah titik.
Mulai dari pertunjukan budaya, hiburan keluarga, hingga aktivitas kreatif di ruang publik, seluruhnya dirancang untuk menghadirkan pengalaman liburan yang lebih berwarna.
Di Aloha, suasana liburan dibuka dengan Camel Parade pada 15 Maret yang menghadirkan nuansa Timur Tengah.
Sementara itu, Live Talent Showcase pada 29 Maret menjadi penutup dengan sajian hiburan yang lebih modern.
Bagi pengunjung yang ingin merasakan atmosfer lokal, Batavia PIK menghadirkan Festival Kampung Batavia setiap akhir pekan hingga 28 Maret. Nuansa budaya Betawi terasa melalui pertunjukan, interaksi, hingga konsep ruang yang tematik.
Baca Juga: Trump Pertimbangkan untuk Mengakhiri Operasi Militer AS terhadap Iran
Di Indonesia Design District, Flea Market yang berlangsung pada 17–29 Maret menawarkan berbagai produk kreatif, menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin berburu barang unik atau sekadar menikmati suasana santai.
Untuk hiburan keluarga, Kota Belanda menghadirkan Mini Circus pada 21 Maret serta Unicycle Juggler pada 28 Maret, dengan pertunjukan ringan yang dapat dinikmati berbagai usia.
Sementara itu, Central Market PIK menghadirkan Bedug Harmony pada 19–20 Maret dan Water Color Painting pada 28–29 Maret, menggabungkan unsur religi dan kreativitas.
Nuansa Timur Tengah juga terasa di Pantjoran PIK melalui Tanoura Dance dan Arabian Tea Server pada 20 Maret, memberikan pengalaman budaya yang lebih imersif.
Tak ketinggalan, Land’s End dan Orange Groves menghadirkan pertunjukan visual seperti Flame Dance Performance dan Arabian Musical Parade pada 21 Maret, yang memperkaya suasana malam kawasan tersebut.
Di Sunset Pier PIK, pengunjung dapat menikmati Tabuhan Rampak Bedug sejak 14 Maret, yang kemudian ditutup dengan pertunjukan Harp of Peace pada 28 Maret, menghadirkan suasana dari tradisional hingga kontemplatif.
Head of Tourism Development Agung Sedayu Group, Fenny Maria, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian ini dikembangkan secara kolaboratif untuk menghadirkan pengalaman wisata yang terintegrasi.
Baca Juga: Houthi: Struktur Pemerintahan AS adalah Zionis
“Program ini bukan sekadar hiburan musiman, tetapi bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun destinasi wisata berkelas,” ujarnya.
Mengusung konsep “One Destination, Endless Journeys”, PIK menghadirkan alternatif liburan Lebaran yang praktis namun tetap berkesan.
Dalam satu kawasan, pengunjung dapat menikmati beragam suasana tanpa harus berpindah jauh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 5Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 6Djarot Pilih Hak Menyatakan Pendapat soal Ijazah Gibran, Kenapa Bukan Hak Angket?
- 7Jalur Alternatif Demo Jakarta Hari Ini 20 Oktober 2026, Cek Rute Pengalihan Arus!
- 8Demo Hari Ini 20 Oktober 2026: Apa Saja 5 Tuntutan yang Dibawa Mahasiswa?
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa









