Akurat Logo

Klarifikasi Spanduk Karhutla di Tribune Stadion, Oki Rengga: Minta Maaf Sebesar-besarnya

Nuzulul Karamah | 6 November 2026, 21:27 WIB
Klarifikasi Spanduk Karhutla di Tribune Stadion, Oki Rengga: Minta Maaf Sebesar-besarnya
Oki Rengga

AKURAT.CO Komika sekaligus aktor Oki Rengga akhirnya menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui sebuah video klarifikasi menyusul keributan yang melibatkan dirinya dengan sesama suporter PSMS Medan.

Perselisihan tersebut dipicu oleh pembentangan spanduk kritik terkait isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

​Melalui unggahan tersebut, bintang film Agak Laen ini juga membeberkan kronologi kejadian dari sudut pandangnya saat berada di tribune Stadion Utama Sumatra Utara dalam laga antara PSMS Medan kontra Persija Jakarta.

Baca Juga: Oki Rengga & Lolox Siap Kocok Perut Sekaligus Nyali dalam "Tiba-Tiba Setan" Tayang 16 April ​

​Sebelumnya, sebuah video beredar luas di media sosial memperlihatkan momen Oki adu mulut dengan salah satu suporter.

Mantan pemain sepak bola asal Sumatera Utara itu sempat diduga melarang aksi pembentangan spanduk kritik tersebut.

​"Saya Oki Rengga, di sini saya mau minta maaf sebesar-besarnya untuk video, untuk narasi, dan keributan yang saya munculkan beberapa hari ini," ujarnya dikutip pada Jumat (6/11/2026).

​Pria yang pernah memperkuat PSDS Deli Serdang ini secara tegas membantah narasi yang menyebut dirinya melarang aksi penyampaian aspirasi tersebut.

Oki menjelaskan bahwa kala itu dirinya hanya ingin menikmati atmosfer laga besar yang sudah lama tidak ia saksikan secara langsung.

​"Itu pertandingan besar pertama lagi yang kita tonton setelah bertahun-tahun PSMS enggak punya pertandingan sebesar itu, jadi euforianya besar sekali," katanya.

Baca Juga: 7 Potret Transformasi Oki Rengga, dari Pemain Sepak Bola hingga Jadi Komedian!

​Ketika fokusnya terbagi lantaran melihat adanya diskusi antar-suporter mengenai waktu pemasangan spanduk, Oki memutuskan untuk menghampiri mereka dan menawarkan jalan tengah agar suasana tetap kondusif.

​"'Bang, gini aja, gimana kalau spanduknya nanti aja kita pasang setelah pertandingan? Sekarang kita dukung PSMS aja dulu, kita nonton pertandingan. Aku yang bakal megang nantinya. Gimana, bang?' Dan mereka, 'oke, bang. Oke. Oke, sepakat, bang. Oke, bang. Siap, Bang Oki,' gitu," tutur Oki menirukan percakapan itu.

​Merasa sudah mencapai kesepakatan, Oki kembali ke posisinya untuk mendukung tim kesayangan. Namun, karena diskusi di titik tersebut masih berlanjut, ia kembali mendatangi kerumunan hingga seorang suporter menghampirinya dengan emosional.

​"'Bang, tapi memang sudah banyak kali korbannya.' Nah, itu adalah orang yang kepalanya kupegang yang narasinya bilang aku mencekik orang. Kupegang kepalanya, aku bicara depannya," kata Oki.

​Ia menyadari betul bahwa bencana karhutla telah memakan banyak korban di berbagai daerah. Saat berusaha meyakinkan suporter agar membentangkan spanduk usai laga, Oki tak menampik sempat mengeluarkan ucapan emosional.

​"Aku tahu, bang. Abang tahu. Bahkan aku sampai hampir dibunuh pemerintah gara-gara ini. Aku mau dibunuh pemerintah karena ini!" jelas Oki.

​Terkait pernyataan yang terucap di tengah situasi memanas itu, Oki mengakui hal tersebut murni terjadi karena suasana emosional di panggung tribune.

​"Aku bicara kayak gitu mungkin karena emosi atau adrenalinku, ya," ucapnya.

​Menutup klarifikasinya, Oki menegaskan komitmennya untuk tetap menyuarakan isu-isu sosial dan menjadikan peristiwa ini sebagai evaluasi diri ke depan.

​"Aku pastikan aku selalu ada di barisan teman-teman yang selama ini bersuara," katanya.

​"Mudah-mudahan ini jadi pembelajaran, bisa jauh lebih tenang lagi aku menghadapi situasi, jauh bisa lebih dewasa lagi untuk di segala kondisi," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.