Nikita Mirzani vs Reza Gladys Siapa Menang? Adu Tuntutan Ratusan Miliar

AKURAT.CO Upaya mediasi antara Nikita Mirzani sebagai penggugat melawan Reza Gladys serta Attaubah Mufid selaku tergugat resmi menemui jalan buntu. Kedua pihak kukuh pada tuntutan masing-masing, bahkan saling mengajukan proposal perdamaian dengan nilai ganti rugi yang fantastis.
Baca Juga: Nikita Mirzani Divonis 4 Tahun Penjara Kasus Pemerasan Reza Gladys, Lebih Ringan dari Tuntutan JPU
Kuasa hukum Nikita Mirzani, Marulitua Sianturi, mengungkapkan bahwa proposal perdamaian yang mereka ajukan senilai Rp200 miliar ditolak pihak tergugat. Tak hanya menolak, kubu Reza Gladys juga mengajukan klaim kerugian mereka sendiri.
“Mereka menolak proposal yang diajukan para penggugat, yaitu Rp200 miliar,” ujar Marulitua usai mediasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (18/11/2025).
Di sisi lain, tim kuasa hukum Reza Gladys yang diwakili Surya Batubara dan Robert Par Uhum membenarkan bahwa mereka mengajukan proposal tandingan. Dalam tuntutan balasan itu, pihak tergugat menilai kerugian mereka mencapai Rp504 miliar.
“Kami mengajukan kerugian Rp504 miliar. Rp4 miliar karena pemerasan, Rp500 miliar immateriil,” jelas Surya Batubara.
Pihak Reza Gladys menyatakan bersedia berdamai dengan syarat pihak Nikita Mirzani membayar selisih tuntutan kedua belah pihak, yakni sekitar Rp304 miliar.
“Kami mau sepakat berdamai jika selisih ini dikembalikan kepada kami sebesar Rp304 miliar,” kata Surya.
Tuntutan balik tersebut dinilai tidak masuk akal oleh kuasa hukum Nikita. Marulitua menyebut angka yang diajukan tergugat tidak memiliki dasar yang jelas, terlebih dalam tahap mediasi yang seharusnya mencari titik temu.
“Dalil kerugian Rp4 miliar dan Rp500 miliar itu menurut saya irasional,” tegasnya.
Perseteruan panjang antara kedua pihak ini bermuara pada gugatan perdata yang dilayangkan Nikita Mirzani.
Dalam mediasi, pihak Nikita sebenarnya telah mengajukan proposal ganti rugi sebesar Rp244 miliar.
Baca Juga: Nikita Mirzani Siap Bacakan 20 Halaman Nota Pembelaan di Sidang Kasus Pemerasan dan TPPU
Namun, proposal itu langsung dimentahkan pihak Reza Gladys yang justru menuntut nilai lebih dari dua kali lipat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








