Akurat Logo

Pertamina Kembangkan Desa Energi, Petani Bali Raup USD32.500 per Tahun

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 1 November 2026, 09:20 WIB
Pertamina Kembangkan Desa Energi, Petani Bali Raup USD32.500 per Tahun
Program Desa Energi Berdikari Pertamina di Bali menghasilkan pendapatan lebih dari USD32.500 per tahun bagi kelompok petani melalui pertanian berbasis energi bersih. - Dok. Pertamina

AKURAT.CO Program Desa Energi Berdikari (DEB) berbasis urban farming yang dikembangkan PT Pertamina (Persero) di Bali sukses mencuri perhatian delegasi ASEAN Council on Petroleum (ASCOPE).

Model pemberdayaan masyarakat berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) ini dinilai unik dan berpotensi diadopsi oleh National Oil Company (NOC) negara-negara tetangga.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Simon Aloysius Mantiri menekankan bahwa ketahanan energi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga memastikan keberlanjutan energi untuk generasi mendatang.

Baca Juga: Pertamina Perkuat Kerja Sama Hulu Migas di Algeria, Bidik Peluang Bisnis Baru

“Di sektor energi, ketahanan berarti memastikan bahwa sistem yang kita andalkan saat ini mampu terus memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung perekonomian, dan melayani generasi mendatang,” kata Simon, Sabtu (31/10/2026) malam.

Simon menambahkan, keberadaan DEB yang diinisiatif Pertamina, mendukung penciptaan nilai ekonomi sekaligus mendorong kemandirian masyarakat di desa desa.

Sekadar informasi, ‎ketertarikan negera ASEAN mengemuka saat para delegasi meninjau langsung kawasan DEB Uma Palak Lestari di Denpasar Utara, Bali. Konsep penggabungan transisi energi bersih dan ketahanan pangan dinilai memberikan dampak langsung bagi masyarakat lokal.

‎"Dari testimoni para delegasi, mereka menyampaikan belum pernah melihat model pengelolaan community involvement development seperti ini sebelumnya. Bahkan, delegasi dari Timor Leste secara khusus menanyakan estimasi biaya hingga potensi pendapatan petani untuk dipelajari," ujar Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita.

Baca Juga: KPK Periksa Mantan GM PINS Indonesia dalam Penanganan Korupsi Digitalisasi SPBU Pertamina

‎Keunggulan utama model DEB Pertamina terletak pada nilai multiplier effect yang tinggi. Kelompok Usaha Bersama (KUB) petani lokal mampu menghasilkan pendapatan (revenue) hingga lebih dari 32.500 Dolar AS per tahun.

‎Program yang mengoptimalkan lahan seluas 10 hektar ini dikelola oleh 35 anggota kelompok tani dan memberi dampak ekonomi langsung kepada lebih dari 400 warga sekitar.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.