Akurat Logo

Laba Agung Podomoro Melonjak 2.006 Persen, Penjualan Deli Park Jadi Penopang

Esha Tri Wahyuni | 31 Oktober 2026, 10:43 WIB
Laba Agung Podomoro Melonjak 2.006 Persen, Penjualan Deli Park Jadi Penopang
Deli Park menopang penjualan Agung Podomoro Land

AKURAT.CO PT Agung Podomoro Land Tbk. (APLN) membukukan laba komprehensif sebesar Rp594,2 miliar hingga September 2026.

Angka tersebut melonjak sekitar 2.006% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp28,2 miliar. Kinerja positif ini terutama ditopang oleh penjualan aset properti, termasuk Deli Park Medan pada kuartal I-2026.

Berdasarkan laporan kinerja perusahaan, Kamis (29/10/2026), total penjualan dan pendapatan usaha APLN mencapai Rp4,4 triliun hingga September 2026. Realisasi tersebut meningkat 66% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,6 triliun.

Baca Juga: Agung Podomoro Bangun Pasar Modern di Kota Podomoro Tenjo

Corporate Secretary APLN, Justini Omas mengatakan, peningkatan kinerja tersebut merupakan hasil dari strategi perusahaan dalam mengoptimalkan portofolio aset. Salah satunya melalui penjualan aset properti yang telah matang dengan harga premium.

"Penjualan Deli Park Medan merupakan bagian dari strategi kami untuk mengoptimalkan nilai aset dan menjaga keseimbangan portofolio bisnis," ujar Justini dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu (31/10/2026).

Dari total penjualan dan pendapatan usaha tersebut, sekitar Rp3,5 triliun berasal dari penjualan aset properti. Nilai ini meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp1,7 triliun.

Sementara itu, pendapatan berulang atau recurring revenue APLN tercatat sebesar Rp894,1 miliar. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan realisasi pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp988,8 miliar.

Penurunan pendapatan berulang tersebut dipengaruhi oleh penjualan Deli Park Medan yang mengubah komposisi portofolio aset perusahaan. Dengan demikian, peningkatan pendapatan APLN hingga September 2026 lebih banyak ditopang oleh transaksi penjualan aset properti.

Justini menyebut perusahaan tetap melakukan evaluasi terhadap peluang bisnis dan pengembangan proyek baru untuk menjaga keberlanjutan usaha.

"Kami terus mengevaluasi peluang bisnis secara selektif, dengan mempertimbangkan potensi permintaan dan kebutuhan konsumen. Dengan demikian, portofolio Perseroan dapat memberikan kontribusi optimal sekaligus menjaga daya saing bisnis," ungkapnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.