Akurat Logo

BIK 2026 Catatkan 27,73 Juta Rekening Baru

Esha Tri Wahyuni | 30 Oktober 2026, 22:14 WIB
BIK 2026 Catatkan 27,73 Juta Rekening Baru
Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono

AKURAT.CO Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembukaan 27,73 juta rekening dan akun produk jasa keuangan selama pelaksanaan Bulan Inklusi Keuangan (BIK) 2026.

Di balik capaian tersebut, OJK mengingatkan perluasan akses keuangan harus diikuti peningkatan literasi dan kepercayaan masyarakat agar tidak sekadar menambah jumlah pengguna layanan keuangan.

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, Dicky Kartikoyono mengatakan, kepercayaan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan industri jasa keuangan.

Baca Juga: Raih Sertifikasi ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu, OJK Perkuat Kualitas dan Akuntabilitas Pengawasan Sektor PPDP

Karena itu, perluasan akses harus dibarengi penyediaan produk dan layanan yang transparan serta sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat.

"Industri keuangan itu kuncinya cuma satu, kalau masyarakat percaya," kata Dicky dalam keterangan tertulis, Jumat (30/10/2026).

Berdasarkan catatan OJK, total 27,73 juta rekening dan akun yang dibuka selama BIK 2026 berasal dari sejumlah sektor jasa keuangan. Rinciannya terdiri atas 7,21 juta rekening perbankan, 2,07 juta rekening pasar modal, 5,38 juta polis asuransi, dan 2,07 juta rekening perusahaan pembiayaan.

Selain itu, terdapat 4,63 juta rekening pegadaian serta 5,87 juta akun financial technology (fintech).

Menurut Dicky, peningkatan akses masyarakat terhadap produk keuangan perlu diarahkan pada manfaat yang lebih luas, terutama dalam memperkuat kesejahteraan dan ketahanan keuangan keluarga.

Dengan demikian, keberhasilan inklusi keuangan tidak cukup hanya dilihat dari banyaknya rekening atau akun yang berhasil dibuka. Masyarakat juga perlu memiliki pemahaman memadai mengenai manfaat, biaya, risiko, serta kewajiban dari setiap produk keuangan yang digunakan.

Sepanjang Oktober 2026, pelaksanaan BIK juga diisi dengan 6.446 kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang menjangkau lebih dari 798 ribu peserta di berbagai wilayah Indonesia.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.