Akurat Logo

Antrean BBM Meluas, ESDM Pastikan Pasokan Jawa Timur Diperkuat

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 21 Oktober 2026, 08:50 WIB
Antrean BBM Meluas, ESDM Pastikan Pasokan Jawa Timur Diperkuat
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman - AKURAT.CO/Lukman Nur Hakim

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM), salah satunya di Jawa Timur.

Kementerian ESDM melakukan rapat bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan pihak Pertamina.

Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, rapat tersebut membahas penguatan pasokan BBM Jawa Timur.

Baca Juga: Kementerian ESDM Evaluasi Uji Coba CNG, Implementasi Dibidik 2027

“Penguatan lah, penguatan. Kan kita tahu, pulau Jawa ini kan penduduknya terbesar. Isu-isunya juga yang terbanyak. Karena itu, apa yang sudah terjadi di Bali, jangan lagi terjadi di lokasi-lokasi yang lain,” kata Laode di Kementerian ESDM, Selasa (20/10/2026) sore.

Laode menegaskan, penguatan pasokan diperlukan agar kebutuhan energi di Jawa Timur tetap terpenuhi di tengah tantangan distribusi BBM di sejumlah daerah.

Dia menjelaskan, Jawa Timur merupakan bagian dari wilayah operasi MOR V atau Jatimbalinus. Karena itu, pemerintah ingin memastikan distribusi BBM tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan di wilayah tersebut.

“Tadi khusus Jawa Timur saja. Jawa Timur ini kan masuk MOR lima, Jatimbalinus. Jangan sampai dikirim ke tempat-tempat lain dari sana, jatimnya sendiri tidak terpasok dengan baik. Itu sih,” ujarnya.

Laode mengakui terdapat sejumlah wilayah di Jawa Timur yang terindikasi mengalami antrean BBM, antara lain Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah bersama Pertamina pun mengupayakan agar kondisi tersebut segera teratasi.

Baca Juga: Kementerian ESDM Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Pastikan Stok Nasional Masih Aman

Terkait jumlah cadangan BBM saat ini, Laode belum menyampaikan angka secara terperinci. Namun, dia menargetkan persoalan yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dapat diselesaikan dalam waktu dekat.

“Tapi intinya kita dalam 1-2 hari ini sudah harus luntas masalah yang terjadi,” tutur Laode.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.