Antrean BBM Meluas, ESDM Pastikan Pasokan Jawa Timur Diperkuat

AKURAT.CO Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperkuat pasokan bahan bakar minyak (BBM), salah satunya di Jawa Timur.
Kementerian ESDM melakukan rapat bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, dan pihak Pertamina.
Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Laode Sulaeman mengatakan, rapat tersebut membahas penguatan pasokan BBM Jawa Timur.
Baca Juga: Kementerian ESDM Evaluasi Uji Coba CNG, Implementasi Dibidik 2027
“Penguatan lah, penguatan. Kan kita tahu, pulau Jawa ini kan penduduknya terbesar. Isu-isunya juga yang terbanyak. Karena itu, apa yang sudah terjadi di Bali, jangan lagi terjadi di lokasi-lokasi yang lain,” kata Laode di Kementerian ESDM, Selasa (20/10/2026) sore.
Laode menegaskan, penguatan pasokan diperlukan agar kebutuhan energi di Jawa Timur tetap terpenuhi di tengah tantangan distribusi BBM di sejumlah daerah.
Dia menjelaskan, Jawa Timur merupakan bagian dari wilayah operasi MOR V atau Jatimbalinus. Karena itu, pemerintah ingin memastikan distribusi BBM tidak mengganggu pemenuhan kebutuhan di wilayah tersebut.
“Tadi khusus Jawa Timur saja. Jawa Timur ini kan masuk MOR lima, Jatimbalinus. Jangan sampai dikirim ke tempat-tempat lain dari sana, jatimnya sendiri tidak terpasok dengan baik. Itu sih,” ujarnya.
Laode mengakui terdapat sejumlah wilayah di Jawa Timur yang terindikasi mengalami antrean BBM, antara lain Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah bersama Pertamina pun mengupayakan agar kondisi tersebut segera teratasi.
Baca Juga: Kementerian ESDM Ungkap Penyebab Antrean BBM di Bali, Pastikan Stok Nasional Masih Aman
Terkait jumlah cadangan BBM saat ini, Laode belum menyampaikan angka secara terperinci. Namun, dia menargetkan persoalan yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur dapat diselesaikan dalam waktu dekat.
“Tapi intinya kita dalam 1-2 hari ini sudah harus luntas masalah yang terjadi,” tutur Laode.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Denmark Terbuka: Kena Kartu Merah di Semifinal, Fajar/Fikri Minta Peraturan Baru Time Clock Ditinjau Ulang
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Polemik Ijazah Gibran Memanas, Hasan Nasbi Ungkap Sikap Pemerintah
- 4Prediksi Skor PSG vs Barcelona, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 6Prediksi Skor Como vs Man Utd 21 Oktober 2026: Setan Merah Terancam
- 7Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 8Kalender Jawa 19 Oktober 2026: Watak Weton Senin Wage Dikenal Jujur dan Tenang
- 9Greenpeace Bentangkan Spanduk di Bundaran HI, Pemerintah Hormati Kebebasan Berpendapat
- 10Polemik Ijazah Gibran, Prabowo Disarankan Ambil Langkah Taktis Ini Demi Cegah Indonesia Rusuh Seperti Eropa







