Akurat Logo

PLN Indonesia Power Perkuat Bisnis MRO Hingga BESS, Bidik Pasar Asia Pasifik

Lukman Nur Hakim Akurat.co | 25 September 2026, 08:18 WIB
PLN Indonesia Power Perkuat Bisnis MRO Hingga BESS, Bidik Pasar Asia Pasifik
Ilustrasi pemasangan PLTS

AKURAT.CO PLN Indonesia Power Group memperkuat langkah transformasi bisnis dan transisi energi melalui tiga kolaborasi strategis.

Kolaborasi tersebut mencakup pengembangan PLTS terintegrasi Battery Energy Storage System (BESS), penguatan layanan Maintenance, Repair and Overhaul (MRO), hingga pengembangan kapabilitas MRO nasional untuk menjangkau pasar Asia Pasifik.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta mengatakan, rangkaian kolaborasi ini menunjukkan bahwa transisi energi tidak hanya berbicara mengenai penambahan kapasitas pembangkit energi baru terbarukan, tetapi juga bagaimana memperkuat keandalan aset, industri pendukung, teknologi, serta kompetensi nasional.

Baca Juga: PLN IP Kirim Perdana Biomassa Sorgum untuk Co-firing PLTU Pelabuhan Ratu

“Kami ingin transisi energi memberikan nilai tambah yang lebih luas. Bukan hanya menghadirkan energi yang lebih bersih, tetapi juga menciptakan efisiensi, memperkuat industri dalam negeri, meningkatkan TKDN, dan membangun kapabilitas Indonesia agar semakin kompetitif di tingkat regional,” kata Bernadus dalam keterangannya, Jumat (25/9/2026).

Salah satu kolaborasi dilakukan antara PLN Indonesia Power dan PT ACE Energy Service (ACEES) untuk pengembangan proyek dedieselisasi di 10 lokasi terisolasi di Sulawesi Tengah.

Proyek tersebut memiliki potensi kapasitas PLTS 60 MWp dan BESS 200 MWh, dengan estimasi investasi mencapai Rp3,3 triliun yang direncanakan didukung pembiayaan dari konsorsium perbankan Korea dan Indonesia.

Proyek juga diarahkan meningkatkan TKDN melalui penggunaan panel surya produksi dalam negeri dari Trina Mas Agra Indonesia, sekaligus berpotensi menurunkan Biaya Pokok Penyediaan (BPP) hingga sekitar Rp1.000/kWh, bergantung pada karakteristik sistem kelistrikan di masing-masing lokasi.

Sementara itu. Direktur Pengembangan Bisnis dan Niaga PLN Indonesia Power, Julita Indah menyampaikan bahwa integrasi PLTS dan BESS menawarkan solusi yang relevan untuk wilayah yang selama ini masih bergantung pada pembangkit berbahan bakar diesel.

“Integrasi PLTS dan BESS memberikan dua manfaat sekaligus, yaitu meningkatkan pemanfaatan energi terbarukan dan menekan ketergantungan terhadap bahan bakar diesel. Dengan sistem penyimpanan energi, pasokan listrik dari PLTS dapat dikelola lebih optimal sehingga keandalan sistem tetap terjaga sekaligus memberikan potensi efisiensi biaya penyediaan listrik,” ujar Julita.

Di sisi pengelolaan aset, anak usaha PLN Indonesia Power, PLN Indonesia Power Services (PLN IP Services), menjalin kolaborasi dengan PT ABB Sakti Industri untuk memperkuat layanan pemeliharaan dan pengadaan generator, motor, serta Variable Speed Drive (VSD)/inverter.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.