MT Gas Attaka Jadi Ujung Tombak Distribusi LPG ke Wilayah Sulit Akses

AKURAT.CO PT Pertamina (Persero) menegaskan distribusi logistik laut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyaluran energi seperti LPG kepada masyarakat, termasuk di daerah dengan keterbatasan akses.
Salah satunya adalah MT Gas Attaka, kapal LPG milik PT Pertamina Patra Niaga yang saat ini melayani rute distribusi ke wilayah Kalimantan dan Sulawesi, termasuk menuju Amurang dan Donggala.
Kapal ini memiliki kapasitas muatan sekitar 1.700 MT dalam setiap perjalanan, sehingga berperan dalam mendukung pasokan LPG ke wilayah tujuan.
Direktur Armada Logistik PT Pertamina Patra Niaga, Arif Yunianto, menjelaskan bahwa pengelolaan distribusi LPG dilakukan secara dinamis guna mendukung kelancaran penyaluran energi.
“Pergerakan kapal LPG terus kami atur menyesuaikan kebutuhan di berbagai wilayah. Armada seperti MT Gas Attaka menjadi bagian dari sistem distribusi yang menghubungkan titik suplai hingga ke terminal distribusi, termasuk di wilayah dengan keterbatasan akses,” kata Arif, Minggu (12/4/2026).
Arif menambahkan, distribusi energi merupakan sistem yang saling terhubung, sehingga keseimbangan antara pasokan dan konsumsi menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran penyaluran.
“Sejalan dengan hal tersebut, Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat untuk menggunakan LPG secara bijak dan sesuai kebutuhan, sehingga distribusi dapat berjalan lebih merata dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Adapun, dalam menjalankan perannya, MT Gas Attaka secara rutin menempuh perjalanan laut selama beberapa hari untuk mengangkut LPG ke wilayah tujuan.
Kapal ini dioperasikan oleh awak kapal yang bekerja secara bergantian selama 24 jam guna memastikan distribusi berjalan dengan aman dan tepat waktu.
Wilayah tujuan tersebut memiliki karakteristik geografis yang tidak selalu mudah dijangkau melalui jalur darat, sehingga distribusi energi sangat bergantung pada konektivitas logistik laut.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Jaga Kelancaran Distribusi LPG Lewat Kesiapan Armada Logistik
Dalam konteks tersebut, armada kapal berperan sebagai penghubung antara titik suplai dan terminal distribusi di daerah tujuan. Setiap perjalanan kapal menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat di wilayah dengan akses terbatas.
Perjalanan kapal LPG dilakukan melalui pengaturan rute dan jadwal yang terus disesuaikan dengan dinamika kebutuhan di lapangan, sehingga distribusi dapat berjalan lebih selaras dengan kondisi di masing-masing wilayah.
Seluruh operasional kapal LPG dijalankan dengan standar HSSE (Health, Safety, Security & Environment) yang ketat untuk memastikan keselamatan pelayaran sekaligus mendukung keandalan distribusi energi.
Dukungan ini diperkuat oleh armada kapal milik dan kapal charter, dengan 9 kapal LPG milik serta lebih dari 30 kapal charter yang beroperasi untuk menjangkau berbagai wilayah.
Melalui pergerakan armada yang terus beroperasi di berbagai rute, Pertamina Patra Niaga terus mendukung distribusi LPG agar dapat menjangkau wilayah-wilayah dengan karakteristik geografis yang beragam di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Survei IPO: Gerindra Memimpin, PSI yang Diperkuat Jokowi di Posisi Sembilan
- 3Cara Daftar BLT Kesra Rp900 Ribu Akhir Oktober 2026, Cek Tahapannya
- 4Lineup Jazz Goes to Campus 2026 Lengkap, Ada Kahitna hingga Maliq & D'Essentials
- 5UMKM Indonesia Bidik Pasar Global, LPEI Tawarkan Pembiayaan hingga Konsultasi Ekspor
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 7Link Live Streaming Garudayaksa vs Persib Bandung Malam Ini, Klik di Sini!
- 8Demo BEM UI 28 Oktober 2026: Cek Lokasi, Jadwal, dan Informasi Terbaru
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid di Kasus Suap HGB Summarecon
- 10Hakim Tolak Batalkan Dakwaan Febrie Adriansyah, Perkara Emas 74 Kilogram dan Valas Dilanjutkan ke Pembuktian









