Akurat Logo

Jika Pimpin PSI, Jokowi Bisa Sejajar dengan Megawati dan Prabowo

Moehamad Dheny Permana | 26 Oktober 2026, 21:45 WIB
Jika Pimpin PSI, Jokowi Bisa Sejajar dengan Megawati dan Prabowo
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

AKURAT.CO Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dinilai berpeluang menempati posisi politik yang sejajar dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri dan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto jika mengambil alih kepemimpinan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Pengamat politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, menilai, langkah tersebut dapat menempatkan Jokowi dalam jajaran tokoh politik yang memimpin partai besar di Indonesia.

Pria yang akrab disapa Hensat itu mengatakan, pengaruh Jokowi menjadi salah satu faktor penting bagi perkembangan PSI.

Menurutnya, basis massa partai tersebut tidak terlepas dari sosok Jokowi, meskipun saat ini PSI dipimpin oleh putranya, Kaesang Pangarep.

"Kalau Jokowi jadi ketua umum PSI itu bagus kan, menempatkan dirinya sama dengan Megawati, sama dengan Prabowo Subianto. Dan di PSI kan yang punya massa itu Jokowi. Kaesang kan massanya massa Jokowi, bukan massa dia," kata Hensat saat dihubungi, Senin (26/10/2026).

Hensat menilai, jika Jokowi menjadi ketua umum dan memberikan dukungan penuh kepada PSI, target membesarkan partai tersebut berpeluang terwujud.

Ia merujuk pada pernyataan Jokowi yang sebelumnya menyebut PSI sebagai partai kecil yang berpotensi menjadi partai besar.

"Jadi kalau memang Jokowi jadi ketua umum PSI, all out ke PSI, dan seperti kata Jokowi, partai ini kecil tapi bakal jadi partai besar itu bisa kesampaian dah," ujarnya.

Ia juga menyambut positif wacana Jokowi memimpin PSI. Hensat berharap apabila mantan presiden tersebut mengambil posisi sebagai ketua umum, amanah itu dapat dijalankan dengan baik.

"Kalau yang baik-baik gini, ya kita aminkan saja, kita doakan agar lebih amanah," katanya.

Sebelumnya, Jokowi menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kabupaten Bogor di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Sabtu (24/10/2026).

Ia hadir bersama putra bungsunya yang juga Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep.

Kedatangan Jokowi dan Kaesang disambut Ketua DPD PSI Kabupaten Bogor, Rena Da Frina, bersama jajaran pengurus partai.

Jokowi terlihat mengenakan kemeja putih berlogo PSI dan topi putih, sedangkan Kaesang mengenakan pakaian putih dengan topi berlambang gajah.

Dalam kesempatan tersebut, Rena menyampaikan aspirasi pengurus daerah yang menginginkan Jokowi masuk dalam kepengurusan DPP PSI.

"Itu aspirasi dari teman-teman wilayah, aspirasi dari pengurus di ranting, pengurus di kecamatan, juga menanyakan ke saya, Bapak kapan jadi pengurus PSI," kata Rena di hadapan Jokowi.

Rena juga menyebut pembentukan struktur DPD PSI Kabupaten Bogor hampir rampung, dengan 96 persen struktur Dewan Pimpinan Ranting (DPRT) telah terbentuk.

Pihaknya menargetkan perolehan satu kursi di DPR RI, satu kursi di DPRD Jawa Barat, dan enam kursi di DPRD Kabupaten Bogor.

"Harus menang. Target satu kursi di Senayan, satu kursi di DPRD Jawa Barat, enam kursi di semua dapil Kabupaten Bogor," ujarnya.

Baca Juga: Andalkan Jokowi Saja Tak Cukup, Ahmad Ali Beberkan PR Besar PSI

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.